Proton FC Siap Arungi Pro Futsal League Musim 2026/2027
Thomas August 16, 2026 03:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Cita-cita besar diusung Proton FC. Berbekal prestasi cukup mentereng, tim yang dirintis dari Kuningan, Jawa Barat ini, ingin menjadi bagian dari klub profesional yang bertanding di Pro Futsal League Indonesia.

"Bercita-citalah sampai orang lain mentertawakan cita-citamu. Kalau sudah ditertawakan orang lain berarti itu adalah cita-cita yang tinggi," kata Presiden Proton FC, Thoni Indra Gunawan, pada acara soft launching klub di Hotel Mercure Bandung, Sabtu (15/8/2026).

Thoni mengungkapkan Proton FC yang telah dibangun selama tiga tahun perjalanannya dimulai dari pembinaan di tingkat akademi, kemudian mengikuti Liga Nusantara hingga berlanjut ke Pro Futsal League 2. Bahkan, Proton FC sukses meraih gelar juara pada edisi pertama Pro Futsal League 2 sebelum mendapatkan kesempatan mengikuti proses bidding license untuk tampil di Pro Futsal League musim 2026/2027 dan musim berikutnya.

"Dari sebuah akademi di Kuningan, kami bertransformasi menjadi klub yang mengikuti kompetisi dari jenjang terbawah. Alhamdulillah, kami mendapatkan jalan terbaik sampai akhirnya bisa menjadi bagian dari klub profesional yang bertanding di Pro Futsal League Indonesia," katanya.

Perkembangan klub agar tidak berjalan secara instan, Proton FC telah menyiapkan roadmap pengembangan hingga 2031. Selain itu, evaluasi menyeluruh terhadap tim, kepelatihan dan seluruh lini juga dilakukan setelah kompetisi Pro Futsal League 2 berakhir sebagai dasar untuk memperbaiki target pada musim berjalan maupun musim-musim berikutnya.

"Kami ingin membangun tim yang kompetitif dan mampu merepresentasikan cita-cita insan futsal masyarakat Jawa Barat. Karena itu, langkahnya dilakukan bertahap dengan pakem yang sudah kami tetapkan melalui roadmap klub 2026 sampai 2031," ungkap Thoni.

Menuju Klub Profesional

Tak hanya bermodalkan prestasi, Proton FC memperluas langkahnya menuju klub futsal profesional dengan menggandeng Imane Thailand dalam kemitraan jangka panjang. Kolaborasi ini diperkenalkan melalui soft launching bertajuk "Proton FC x Imane, Wear the Game. Live the Passion,".

"Momentum ini sangat baik bagi Proton FC karena kami memiliki irisan visi yang sama dengan Imane. Kami membangun sinergitas global yang kepentingannya tidak sekadar apparel, tetapi ada kepentingan yang lebih luas yang bisa dikembangkan dari kerja-kerja selama tiga tahun membangun ekosistem futsal," ujar Thoni

Presiden Imane, Takkasit Tai Jittivanich melihat Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan futsal di Asia. Takkasit menilai keberadaan pemain muda, tingginya minat terhadap futsal, serta dukungan terhadap pembinaan menjadi modal penting yang dapat dikembangkan melalui sistem yang tepat.

"Hal paling penting dalam futsal adalah orang-orangnya. Proton, Pak Thoni, dan seluruh orang di Proton adalah hal pertama yang menurut saya paling penting dalam sebuah tim. Indonesia memiliki banyak peluang karena memiliki talenta muda dan anak-anak yang tertarik pada futsal," kata Takkasit.

Kebangkitan Futsal Indonesia

Takkasit menilai keberhasilan tim nasional futsal Indonesia di level Asia Tenggara juga menunjukkan besarnya potensi yang dimiliki Indonesia. Dengan sistem pembinaan yang lebih terarah, kemampuan pemain muda Indonesia dinilai dapat terus meningkat hingga mampu bersaing di level internasional.

Bagi Imane, kemitraan dengan Proton FC juga menjadi pintu untuk membawa pengalaman dan sumber daya yang telah mereka kembangkan di sejumlah negara. Takkasit menyebut dukungan yang dapat diberikan tidak berhenti pada apparel, tetapi mencakup pelatih, fisioterapi, teknologi, akademi, program usia muda, pertukaran pemain, hingga pengembangan sport science dan nutrisi.

"Yang kami tawarkan bukan hanya apparel. Kami dapat menawarkan pelatih, fisioterapis, teknologi, akademi, program usia muda, serta pengalaman kompetisi antara Thailand dan Indonesia. Namun yang paling penting, apa pun yang kami bawa harus dijalankan bersama karena kami melihat Proton memiliki visi yang sama," ujar Takkasit.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.