Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, KUPANG - Sebanyak 1.264 warga yang masih bertahan di Posko Pengungsian Gelora Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, mendapat bantuan 6.000 liter air bersih dari Polres Sikka, Minggu (16/8/2026).
Bantuan air bersih itu disalurkan personel Satuan Samapta Polres Sikka menggunakan mobil Armoured Water Cannon (AWC).
Penyaluran dilakukan sekitar pukul 09.10 WITA di Lapangan Gelora Samador, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok.
Air bersih tersebut diperuntukkan bagi 306 kepala keluarga atau 1.264 jiwa yang masih berada di lokasi pengungsian setelah gempa Flores.
Baca juga: Polres Ende Salurkan 100 Paket Bantuan Kapolda NTT untuk Warga Terdampak Gempa Flores di Nangapanda
Bantuan terutama digunakan untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), serta kebutuhan dasar warga lainnya selama berada di pengungsian.
PLH Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Sajimin mengatakan kebutuhan air bersih menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan selama warga berada di lokasi pengungsian.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Sajimin.
Menurut dia, personel di lapangan terus memantau kondisi dan kebutuhan warga di sejumlah lokasi pengungsian.
“Kami memastikan personel di lapangan terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan masyarakat di lokasi pengungsian. Apa yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat akan kami upayakan secara maksimal,” katanya.
Baca juga: Cerita Petani Sawah di Borong, Manggarai Timur, Air Irigasi Kering Setelah Gempa Flores M7,7
Bagi warga yang masih tinggal di posko, bantuan air bersih menjadi hal yang cukup berarti. Sebab, kebutuhan air meningkat selama aktivitas warga terpusat di lokasi pengungsian.
Sejumlah warga pun menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut.
Air yang didistribusikan dapat langsung digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama mereka belum kembali ke rumah.
Penyaluran air bersih ini menjadi salah satu bentuk bantuan yang diberikan kepolisian kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Sikka.
Selain memastikan keamanan di sekitar lokasi pengungsian, personel kepolisian juga ikut membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa tanggap darurat. (nov)