TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Perguruan tinggi swasta (PTS) di daerah terus didorong untuk memperluas jejaring internasional guna meningkatkan daya saing lulusannya.
Langkah ini diambil Universitas Selamat Sri (USIP) Pemalang, Jawa Tengah, dengan resmi menjalin kemitraan strategis bersama TeacherPreneur Nusantara di Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Kerja sama yang disahkan menjelang Peringatan HUT ke-81 RI ini ditujukan untuk merespons percepatan perubahan industri dan standar kompetensi global yang kini dituntut dari para lulusan perguruan tinggi.
Melalui kemitraan ini, kedua pihak bersepakat menyusun program penguatan kapasitas mahasiswa yang berfokus pada keterlibatan dalam jejaring nasional maupun internasional.
Presiden BRICS Youth Forum Indonesia yang juga Founder TeacherPreneur Nusantara, Syafii Efendi, menyoroti pentingnya keaktifan perguruan tinggi daerah dalam membuka akses jaringan luas bagi mahasiswanya.
Baca juga: Dana PTN dan PTS Dinilai Belum Adil, Riset Dosen Terkendala Anggaran
Menurutnya, respons kelembagaan terhadap dinamika zaman menjadi kunci agar PTS di daerah tidak tertinggal.
"Keaktifan institusi dalam membangun jejaring lintas sektor dan internasional adalah faktor penting agar pendidikan di daerah mampu memberikan dampak riil bagi masyarakat," kata Syafii usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan USIP, Heriyanto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini akan merealisasikan integrasi kurikulum berbasis kewirausahaan dan keahlian terapan.
Upaya ini diproyeksikan dapat memperkuat posisi USIP dalam mencetak SDM yang siap pakai di level regional maupun nasional.