Belajar Dunia Aviasi Langsung di Bandara Soekarno Hatta
GH News August 17, 2026 12:08 PM
Jakarta -

Di balik sibuknya penerbangan Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, ternyata ada aktivitas seru yang masih belum diketahui wisatawan, yakni Edutrip Soekarno-Hatta.

Edutrip ini akan mengajak traveler mempelajari dunia aviasi secara langsung di bawah menara JATC Soekarno-Hatta. Seorang edu-kreator penerbangan, Abi Satria, menceritakan alasan membuka open trip langsung di bawah menara JATC karena terinspirasi dari B.J. Habibie.

Selain menjadi Presiden Indonesia ke-3, B.J. Habibie dikenal sebagai sosok penting di dunia penerbangan Indonesia bahkan dunia.

"Jadi aku terinspirasi banget sama almarhum B.J. Habibie di penerbangan, dari kecil aku suka banget soal penerbangan dan ingin sekali seperti beliau bisa bermanfaat ke Indonesia dengan caraku sendiri," ujar Abi saat dijumpai tim detikTravel pada Sabtu (15/08/2026).

Wisata edutrip ini sudah berjalan dari Februari 2026 dan diikuti lebih dari 1.274 peserta. Serangkaian wisata edutrip ini diawali dari titik kumpul di Stasiun Kereta Bandara Soetta, kemudian peserta diajak walking tour menuju area bawah menara JATC Jakarta.

Peserta edutrip akan dikenalkan dengan dunia aviasi dalam waktu kurang lebih 2,5 jam. Tenang, ada beberapa fasilitas untuk peserta edutrip, mulai dari snack kecil, minuman, hingga boarding pass yang unik sehingga tidak bikin bosan.

Keseruan Belajar Dunia Aviasi

Edutrip Soekarno Hatta mengenalkan peserta untuk belajar langsung mengenai tahapan penerbangan pesawat mulai dari darat, saat terbang, hingga mendarat. Jauh dari bayangan sebelumnya, ternyata setiap penerbangan pesawat butuh bantuan banyak pihak seperti pilot, cabin crew, tim ATC, mobil push back, hingga marshaller.

Tak berhenti di situ, traveler juga dikenalkan dengan radio telephony atau sistem komunikasi radio yang digunakan untuk komunikasi antara pilot dan pengatur lalu lintas udara (ATC) yang biasa juga bisa didengarkan penumpang di dalam pesawat.

Menariknya, bukan cuma menerima penjelasan aja, tetapi peserta akan berpasangan main roleplay secara bergantian sebagai pilot dan tim ATC. Traveler akan praktik cara komunikasi pilot bersama tim ATC seperti di dunia penerbangan asli.

"Yang roleplay tadi jadi pilot sama ATC tadi itu seru," cerita Naria, salah satu peserta Edutrip Soekarno-Hatta Batch 91.

Di tengah aktivitas edutrip juga dikenalkan dengan istilah-istilah penerbangan yang sangat jarang diketahui orang awam. Mulai dari push back, taxiway, hingga runway, semua istilah itu punya peran penting dalam proses penerbangan pesawat.

Salah satu hal seru lain ketika mengikuti wisata ini, peserta juga bermain roleplay memarkirkan pesawat. Satu tim berisi empat peserta yang tugasnya memarkirkan pesawat, masing-masing berperan sebagai pilot, marshaller, ground handling, dan tim ATC.

Kemudian, traveler berkesempatan mendengar percakapan antara pilot bareng tim Air Traffic Control (ATC) secara real time melalui HT. Dijelaskan pula di setiap penerbangan, tim ATC memiliki peran sangat vital dalam menjamin kelancaran penerbangan dan keselamatan seluruh penumpang pesawat.

Bandara Soekarno-Hatta bukan sekadar tempat orang-orang naik pesawat, tetapi kini juga menjadi tempat belajar dunia aviasi. Edu-kreator penerbangan, Abi, membeberkan harapannya agar orang-orang bisa tahu soal dunia penerbangan dan bisa lebih mencintai dunia aviasi kita.

"Nanti di akhir Agustus ini akan ada pemecahan rekor muri edutrip penerbangan pertama dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesa, kemungkinan tanggal 30 Agustus," ujar Abi.

Jadwal edutrip Soekarno-Hatta berlangsung setiap hari Sabtu dan Minggu. Edutrip Soekarno-Hatta menjadi opsi mengisi liburan dengan aktivitas seru bagi traveler yang penasaran sama dunia aviasi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.