TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Ada suasana berbeda dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karangasem, Senin (17/8).
Di tengah khidmatnya upacara di Lapangan Tanah Aron, seluruh peserta diajak sejenak menundukkan kepala untuk mendoakan I Gede Abdi Cahyanta Wiguna.
Gede Abdi Cahyanta Wiguna merupakan siswa SMA Negeri 2 Amlapura, yang meninggal dunia setelah mengikuti Gerak Jalan 17 Kilometer dalam rangkaian menyambut HUT Kemerdekaan RI.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par menyampaikan belasungkawa atas kepergian remaja berusia 17 tahun tersebut.
Baca juga: 123 penghuni Rutan Negara Terima Remisi Kemerdekaan RI, Besaran 1 hingga 6 Bulan Masa Tahanan
“Di hari kemerdekaan ini, marilah sejenak kita menundukkan kepala dan memanjatkan doa bersama, sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya ananda I Gede Abdi Cahyanta Wiguna, siswa SMA Negeri 2 Amlapura,” ujar Gus Par, Senin (17/8/2026).
Kepergian Abdi terjadi ketika suasana masyarakat Karangasem tengah menyambut hari kemerdekaan.
Ia menjadi bagian dari peserta Gerak Jalan 17 Kilometer, sebelum akhirnya meninggal dunia saat tengah mengikuti gerak jalan.
Baca juga: Okupansi Hotel di Kawasan Sanur pada Agustus 2026 Capai 90 Persen, PHRI: Market Australia dan Eropa
Bupati Gus Par mengatakan, duka atas kepergian Abdi dirasakan oleh banyak pihak, terutama keluarga, teman-teman, guru, dan keluarga besar SMA Negeri 2 Amlapura.
“Kepergian ananda tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, para guru, serta seluruh keluarga besar SMA Negeri 2 Amlapura,” katanya.
Ia berharap keluarga Abdi diberi ketabahan untuk menghadapi kehilangan tersebut.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ucapnya.
Baca juga: Tindaklanjuti Arahan Presiden, Pemkot Denpasar Lakukan Efisiensi dan Prioritaskan Tiga Sektor Dasar
Setelah menyampaikan ungkapan duka, Bupati Gus Par kemudian mengajak seluruh peserta upacara menundukan kepala berdoa menurut agama dan keyakinan masing-masing.
Lapangan Tanah Aron yang sebelumnya dipenuhi rangkaian upacara mendadak hening. Para peserta menundukkan kepala, mengirimkan doa untuk I Gede Abdi Cahyanta Wiguna
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Karangasem. (mit)