Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan, Solidaritas untuk Korban Gempa NTT
Tribun-video August 17, 2026 08:42 PM

TRIBUN-VIDEO — Pemerintah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membatalkan pesta kemerdekaan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk simpati dan solidaritas terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pesta kemerdekaan semula dijadwalkan digelar setelah upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Tuban, Senin (17/8/2026).

Sejumlah perlombaan dan hiburan telah disiapkan untuk memeriahkan acara tersebut.

Namun, sehari sebelum pelaksanaan, Minggu (16/8/2026), Pemkab Tuban mengumumkan pembatalan pesta kemerdekaan melalui akun resmi pemerintah daerah.

Akun Instagram resmi Pemkab Tuban, @kabupatentuban, mengumumkan pembatalan kegiatan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana mengatakan, keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan, terutama arahan Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky.

“Setelah mempertimbangkan berbagai hal dan masukan dari berbagai pihak, terutama arahan dan petunjuk Mas Bupati, kami memutuskan untuk membatalkan Pesta Kemerdekaan sebagai bentuk simpati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT,” ujar Budi, dikutip dari laman Pemkab Tuban.

Menurut Budi, pembatalan pesta tidak mengurangi makna peringatan HUT ke-81 RI. Sebaliknya, momentum kemerdekaan dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Pemkab Tuban juga mengajak masyarakat mendoakan para korban dan warga terdampak gempa NTT serta mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita di NTT agar diberikan keselamatan, kekuatan, dan ketabahan. Semoga proses penanganan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan lancar. Duka saudara kita adalah duka kita bersama,” ungkapnya.

Makna Kemerdekaan

Dalam upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Tuban, Senin, Aditya Halindra mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan tidak sekadar melalui seremoni dan kemeriahan.

Bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu mengajak masyarakat mengisi kemerdekaan dengan rasa syukur, menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Menurut Aditya, bencana gempa bumi di NTT menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan dengan hadir bagi saudara sebangsa yang sedang mengalami kesulitan.

Ia juga mengajak masyarakat Tuban untuk bersama-sama mendoakan para korban dan warga terdampak bencana agar diberi kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi musibah.

Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan kemeriahan, tetapi juga dengan hadirnya rasa kemanusiaan ketika saudara sebangsa sedang mengalami kesulitan.

“Mari kita maknai peringatan ini dengan rasa syukur sekaligus mendoakan bangsa Indonesia. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus meningkatkan persatuan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya, dikutip dari tubankab.go.id.

Aditya menambahkan, semangat kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kerja nyata di daerah.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat Tuban dapat merasakan manfaat pembangunan secara langsung.

"Semangat kemerdekaan ini harus benar-benar dirasakan di benak dan kehidupan masyarakat Tuban. Salah satunya dengan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 RI di Tuban tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi ajakan untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan.

Saksikan LIVE UPDATE selengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.