TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara) yang dilakukan prajurit Kodim 0914/Tana Tidung terus dikebut.
Saat ini, dari total 18 Kopdes Merah Putih yang direncanakan, lima di antaranya kini telah selesai dibangun.
Kelima KDMP tersebut berada di Desa Sesayap Selor, Tideng Pale, Sebawang, Sebidai dan Buong Baru.
Dandim 0914 Tana Tidung Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Ricarda mengatakan, proses pembangunan sejumlah Kopdes Merah Putih masih menghadapi kendala, salah satunya keterbatasan tenaga ahli.
"Kita memang dari 18 saat ini sudah terbangun lima Kopdes Merah Putih di Desa Sesayap Selor, Tideng Pale, Sebawang, Sebidai dan Buong Baru," ujar Letkol Arm Florensius kepada TribunKaltara.com, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, salah satu tenaga yang cukup dibutuhkan dalam pembangunan KDMP yakni tenaga ahli untuk mengerjakan rangka atap baja.
Sebelumnya, tenaga yang tersedia hanya sekitar enam orang dan harus dibagi menjadi dua tim untuk mengerjakan pembangunan di sejumlah lokasi.
Baca juga: Kopdes Merah Putih Bukanlah Supermarket, di Kaltara Sudah Berdiri Ratusan Unit
Namun, kondisi tersebut mulai terbantu dengan adanya prajurit batalyon yang memiliki kemampuan pengelasan.
"Kemarin itu hanya ada enam orang, itu pun terbagi dua tim. Setelah ada prajurit batalyon di sini, kita tanya berapa orang yang bisa las. Kebetulan ada kurang lebih lima orang," jelasnya.
Prajurit tersebut kemudian diminta membantu memperkuat tim pengelasan dalam proses pembangunan Kopdes Merah Putih.
Dengan tambahan tenaga tersebut, pembangunan di sejumlah lokasi diharapkan dapat terus berjalan dan tidak terkendala hanya karena keterbatasan tenaga ahli.
Sementara untuk lima KDMP yang telah selesai dibangun, saat ini masih menunggu kelengkapan sarana dan prasarana yang akan didatangkan dari pemerintah pusat.
"Untuk yang sudah jadi itu nanti tinggal menunggu sarana prasarana datang dari pusat," katanya.
Sarana dan prasarana tersebut meliputi rak dan etalase, pendingin ruangan (AC), serta kendaraan operasional seperti truk, mobil pikap dan kendaraan roda tiga.
Seluruh fasilitas tersebut nantinya menjadi inventaris koperasi dan digunakan untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih di masing-masing desa.
"Yang nantinya akan menjadi inventaris dari koperasi tersebut dan dipertanggungjawabkan oleh ketua koperasi dan juga kepala desa setempat," pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti