Laporan Wartawan TribunGayo.com Rasidan | Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Penampilan Tari Saman yang dibawakan oleh warga binaan memukau para tamu undangan dalam kegiatan anjangsana dan penyerahan remisi di momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, Senin (17/8/2026).
Berdasarkan pantauan TribunGayo.com , pertunjukan seni tradisional ini disaksikan langsung oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gayo Lues beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).
Atraksi tersebut melibatkan 11 penari dari kalangan warga binaan yang mengenakan kostum khas Kerawang Gayo.
Penampilan mereka didampingi oleh tiga orang pelatih, serta dua warga binaan perempuan yang bertugas membawa batil (wadah daun sirih) untuk disuguhkan kepada para tamu.
Kekompakan gerakan serta keharmonisan lantunan syair yang dibawakan para penari berhasil menghidupkan suasana di atas panggung.
Aksi memukau ini tidak hanya menuai tepuk tangan meriah, tetapi juga memicu aksi saweran dari para tamu yang hadir.
Salah seorang pelatih tari yang juga merupakan warga binaan mengungkapkan bahwa persiapan untuk pertunjukan ini membutuhkan waktu latihan yang cukup intensif.
“Latihan untuk penampilan Tari Saman ini membutuhkan waktu hampir dua minggu lebih, sampai dipastikan benar-benar rapi dan maksimal dihadapan tamu undangan,” ujarnya kepada TribunGayo.com .
Ia menambahkan bahwa banyak warga binaan di Lapas Blangkejeren yang memiliki bakat seni yang tinggi.
“Sebenarnya masih banyak rekan-rekan warga binaan yang ingin ikut tampil.
Namun, karena kapasitas panggung yang tersedia terbatas, kami hanya menampilkan 11 orang penari,” tutupnya. (*)
Baca juga: Muhammadiyah Gayo Lues Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget Aceh Tengah
Baca juga: Pemadaman Listrik Bergilir di Gayo Lues Berlanjut, Berikut Wilayah Terdampak
Baca juga: BPBD Gayo Lues Terima Satu Unit Motor Trail dan Dua Perahu Karet