Pemkot Madiun Kejar Target 100 Persen Balita Terima Vitamin A, Petugas Siap Door to Door
Alga W August 18, 2026 02:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Pemkot Madiun mengejar capaian pemberian vitamin A kepada seluruh anak bawah lima tahun (balita).

Pemerintah menargetkan seluruh balita di Kota Madiun mendapatkan manfaat vitamin A dalam momentum Bulan Vitamin A yang digelar setiap bulan Februari dan Agustus.

Baca juga: Konsentrasi Masukkan Paku ke Botol, Emak-emak di Ponorogo Dapat Hadiah Sayur Kangkung & Tahu

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto mengatakan, pemberian vitamin A pada Februari lalu telah mencapai sekitar 98 persen.

Capaian tersebut diharapkan dapat ditingkatkan menjadi 100 persen pada pelaksanaan Bulan Vitamin A Agustus ini.

"Nah, Februari dan Agustus. Yang bulan Februari kemarin sudah dilakukan, capaiannya sekitar 98 sekian persen yang diberikan pada balita. Kemudian di Agustus ini nanti harapannya bisa 100 persen," kata Soeko ditemui usai menghadiri Gerakan Balita Sehat Menuju Generasi Emas dengan Pemberian Vitamin A dan PMT Lokal di Wisma Haji Kota Madiun, Jalan Ring Road, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (18/8/2026).

Pemberian vitamin A selama ini dilakukan melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), hingga posyandu.

Kegiatan pemberian vitamin A yang digelar Pemkot Madiun juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi dan kesehatan balita.

Soeko menjelaskan, vitamin A memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh anak.

Dengan demikian, pemberian vitamin A diharapkan dapat menekan risiko penyakit, khususnya infeksi pada balita.

"Kenapa dilakukan pemberian Vitamin A ini? Karena ini untuk mendukung program ke depan untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 dalam rangka meningkatkan kualitas SDM," ujarnya.

Untuk mengejar kekurangan capaian sekitar dua persen tersebut, Dinas Kesehatan Kota Madiun telah mengerahkan kader kesehatan untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah balita yang belum mendapatkan vitamin A.

Namun, upaya tersebut menghadapi kendala.

Sebagian balita ternyata berada di luar Kota Madiun ketika petugas melakukan kunjungan pada hari kerja karena dititipkan kepada nenek atau keluarga lainnya.

Oleh karena itu, Soeko meminta petugas melakukan kunjungan pada akhir pekan agar balita yang belum mendapatkan vitamin A dapat terjangkau.

"Tadi saya berikan arahan bahwa ini harus dilakukan visitasi di hari libur itu, Sabtu-Minggu. Sehingga dengan seperti itu diharapkan bisa tercapai 100 persen," jelasnya.

Menurut Soeko, jumlah balita yang belum mendapatkan vitamin A relatif sedikit.

Rata-rata setiap puskesmas hanya menyisakan sekitar dua hingga tiga anak yang belum menerima vitamin A.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun, dr Wahyu Hetty Darmawati menyampaikan, pemberian vitamin A merupakan program rutin pemerintah yang menyasar bayi hingga anak usia lima tahun.

Selain vitamin A, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan obat cacing, edukasi mengenai pemberian makanan tambahan (PMT) lokal, serta pelayanan kesehatan balita.

"Hari ini Dinas Kesehatan Kota Madiun memanfaatkan momen ini untuk memberikan pelayanan yang lebih dan pemahaman yang lebih, terutama kepada ibu balita akan pentingnya Vitamin A sekaligus PMT," kata Hetty.

Kegiatan edukasi tersebut diikuti sekitar 120 ibu balita.

Mereka diharapkan tidak hanya mendapatkan pemahaman untuk keluarganya sendiri, tetapi juga dapat menyebarluaskan pengetahuan mengenai pentingnya vitamin A dan PMT lokal kepada masyarakat lainnya.

Baca juga: Perempuan Pegawai Minimarket Tak Menyangka Motor Beatnya Kembali, sempat Dicuri di Bangkalan

Pelaksanaan Bulan Vitamin A di Kota Madiun telah dimulai sejak 1 Agustus dan mengikuti jadwal pelayanan di masing-masing posyandu. Saat ini terdapat 246 Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang tersebar di seluruh kelurahan Kota Madiun.

Hingga 18 Agustus 2026, capaian pemberian vitamin A masih berada di kisaran 30 hingga 40 persen. Angka tersebut masih akan terus bertambah seiring pelaksanaan pelayanan posyandu sesuai jadwal masing-masing wilayah.

"Jadi mulai tanggal 1 Agustus kemarin, kami sudah bergerak untuk pemberian Vitamin A, obat cacing, dan edukasi untuk PMT lokal ini sampai hari ini tanggal 18. Jadi nanti mengikuti jadwal dari Posyandu ILP masing-masing di kelurahan," ujarnya.

Hetty memastikan stok vitamin A maupun obat cacing di Kota Madiun dalam kondisi aman.

Di posyandu, pemberian vitamin A juga dilakukan bersamaan dengan pelayanan rutin lainnya, seperti penimbangan, pemberian PMT, dan pemeriksaan kesehatan balita.

Pemkot Madiun berharap rangkaian pelayanan tersebut mampu mendorong kunjungan masyarakat ke posyandu hingga 100 persen.

Tidak hanya untuk mendapatkan vitamin A, tetapi juga memastikan tumbuh kembang dan kesehatan balita terus terpantau.

"Harapannya, ibu-ibu yang sudah hadir pada pagi hari ini sekitar 120 ibu ini bisa menularkan ilmunya, bisa memberikan pemahaman juga kepada ibu-ibu yang lain akan pentingnya Vitamin A dan PMT lokal," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.