Kita bersama penggerak HAM terjun langsung memberikan pendampingan kepada aparatur desa dan warga

Pangkalpinang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawal dan membina Desa Sadar HAM di Desa Penyamun Kabupaten Bangka, guna memastikan penerapan nilai-nilai HAM berjalan maksimal di daerah itu.
.
"Kita bersama penggerak HAM terjun langsung memberikan pendampingan kepada aparatur desa dan warga," kata Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil KemenHAM Kepulauan Babel, Anis Ratna di Pangkalpinang, Rabu.

Ia menegaskan Kanwil KemenHAM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Program Desa Sadar HAM terus bergerak aktif menyebarkan kesadaran HAM kepada pemerintah desa, guna mewujudkan pelayanan publik berbasis HAM.

"Pelayanan publik berbasis HAM ini merupakan sistem pelayanan pemerintah yang menjunjung tinggi penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia kepada warga masyarakat desa," katanya.

Ia menyatakan dalam penegakan nilai-nilai kemanusiaan di tingkat akar rumput butuh kolaborasi nyata dengan pemda, TNI, Polri, hingga elemen masyarakat desa, agar layanan berbasis HAM ini bersifat adil, transparan, tidak diskriminatif, serta ramah terhadap kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.

"Kolaborasi ini menjadi penting, agar nilai-nilai HAM dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan untuk memastikan program ini berjalan maksimal dan bukan sekadar formalitas, Kanwil KemenHAM mengandalkan peran krusial dari penggerak HAM. Selama dua tahun masa pembinaan di Desa Penyamun para Penggerak HAM inilah yang akan menjadi ujung tombak di lapangan.

"Tugas para penggerak HAM ini terbilang sangat penting, karena mereka bertugas melekat dengan aparatur desa, mengendus dan mengidentifikasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan HAM, serta menyusun laporan berkala. Laporan langsung dari lapangan tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi penting bagi Kementerian HAM," katanya.

Kepala Desa Penyamun, Suharni mengucapkan terima kasih, karena desanya terpilih menjadi wilayah binaan penerapan nilai-nila HAM.

"Kami berharap kehadiran tim dari KemenHAM Kepulauan Babel ini bisa membimbing aparatur desa dalam menerapkan nilai-nilai HAM dengan lebih baik dan nyata bagi warga desa ini," katanya.