Danau Pauh di Kaki Gunung Masurai, Destinasi Wisata Alam dengan Panorama Pegunungan
Heri Prihartono August 19, 2026 12:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Danau Pauh di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menawarkan panorama perairan dan pegunungan di wilayah barat Provinsi Jambi.

Berada di kawasan dataran tinggi dan kaki Gunung Masurai, Danau Pauh menyuguhkan pemandangan hamparan air yang dikelilingi perbukitan serta kawasan hutan.

Danau Pauh memiliki luas sekitar 30 hektare. Permukaan air yang tenang membuat panorama Gunung Masurai terlihat jelas dari sejumlah kawasan di sekitar danau.

Suasana alam yang masih asri menjadi salah satu daya tarik Danau Pauh. Kawasan di sekitar tepian danau dipenuhi pepohonan dan hamparan hijau yang memberikan suasana berbeda dari kawasan perkotaan.

Letaknya di dataran tinggi juga membuat udara di sekitar Danau Pauh terasa sejuk. Pada pagi dan malam hari, suhu udara dapat terasa lebih dingin sehingga memberikan pengalaman khas wisata pegunungan.

Selain menikmati panorama, wisatawan dapat melakukan aktivitas berkemah di sekitar danau. Sejumlah pengunjung memilih mendirikan tenda dan menikmati suasana alam dengan latar Gunung Masurai.

Pemandangan pada pagi hari menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Kabut yang muncul di kawasan pegunungan serta panorama danau menciptakan suasana yang banyak dimanfaatkan pengunjung untuk mengabadikan momen.

Danau Pauh juga menarik bagi pencinta fotografi. Pantulan Gunung Masurai di permukaan air, pepohonan di sekitar danau, hingga lanskap perbukitan menjadi sejumlah objek yang dapat diabadikan.

Bagi wisatawan yang ingin menginap, tersedia sejumlah homestay di Desa Pulau Tengah. Tarifnya berkisar Rp250 ribu hingga Rp500 ribu per malam, bergantung pada fasilitas yang disediakan.

Iwan, salah seorang pengunjung, menilai keasrian kawasan menjadi salah satu alasan Danau Pauh menarik untuk dikunjungi. Ia juga menyebut masyarakat setempat ramah terhadap wisatawan.

Meski menawarkan suasana alam yang tenang, perjalanan menuju Danau Pauh membutuhkan waktu cukup panjang.

Dari Kota Jambi, perjalanan darat menuju Danau Pauh membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Sementara dari Bangko, ibu kota Kabupaten Merangin, waktu tempuhnya sekitar tiga jam.

Sepanjang perjalanan menuju Kecamatan Jangkat, wisatawan akan melewati kawasan perbukitan, perkebunan masyarakat, dan jalan berkelok khas wilayah pegunungan.

Lokasi Danau Pauh yang berada di kawasan dataran tinggi membuat perjalanan menuju destinasi ini sekaligus menjadi bagian dari pengalaman wisata. Panorama perbukitan dan lingkungan alam yang masih hijau dapat ditemui sepanjang perjalanan.

Kawasan Danau Pauh juga menjadi bagian dari lingkungan alam yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna khas dataran tinggi Sumatera. Karena itu, kebersihan dan kelestarian kawasan menjadi hal penting dalam menjaga daya tarik destinasi tersebut.

Pengelola desa wisata setempat mengimbau pengunjung menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik.

Dengan panorama danau, Gunung Masurai, kawasan hutan, serta udara pegunungan, Danau Pauh menawarkan pilihan wisata alam bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Baca juga: Destinasi Wisata Solsel Kinclong, PTPN IV Regional Sebar 10 Tong Sampah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.