Laporan wartawan Wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, perlu mengantisipasi kepadatan lalu lintas hingga November 2026.
Rekayasa lalu lintas diterapkan menyusul penggeseran sementara separator Transjakarta di sisi utara Jalan Gatot Subroto.
Penggeseran separator dilakukan untuk memberikan ruang bagi pekerjaan pembangunan dan peningkatan trotoar serta bangunan pelengkap.
Selama pekerjaan berlangsung, bus Transjakarta akan berbagi lajur dengan kendaraan lainnya atau menerapkan sistem mix traffic di area terdampak.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, penggeseran separator dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan pekerjaan di lapangan.
“Penggeseran separator ini merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas untuk memberikan ruang bagi pekerjaan trotoar sekaligus menjaga konsistensi lajur. Pengaturannya kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan dan akan terus dievaluasi agar mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan,” jelas Budi dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).
Pekerjaan berlangsung di Jalan Jenderal Gatot Subroto sisi utara, mulai dari depan K-Link Tower hingga simpang Pancoran depan Graha Mustika.
Pekerjaan dilakukan secara bertahap dalam tiga segmen, yakni:
Selain peningkatan trotoar, pekerjaan juga mencakup pembangunan saluran.
Selama pekerjaan berlangsung, akan terjadi pengurangan atau penyempitan badan jalan untuk kebutuhan pagar pengaman proyek.
Area pekerjaan akan disesuaikan dengan kondisi kepadatan lalu lintas, termasuk dimensi pagar kerja.
Pada segmen sisi utara Halte Transjakarta Pancoran, juga dilakukan pelebaran jalan untuk mengoptimalkan konsistensi lajur.
“Karena pekerjaannya dilakukan bertahap, rekayasa lalu lintas juga akan menyesuaikan perkembangan pekerjaan di setiap segmen. Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan waktu perjalanan saat melintas di kawasan Gatot Subroto,” ujar Budi.
Masyarakat yang hendak melintasi Jalan Gatot Subroto diimbau mengatur waktu perjalanan dan memperhatikan kondisi lalu lintas agar tidak terjebak kepadatan.
Penggeseran separator Transjakarta bersifat sementara dan akan dikembalikan seperti semula setelah Dinas Bina Marga menyelesaikan pekerjaan pembangunan dan peningkatan trotoar.
Dinas Perhubungan juga mengimbau pengguna jalan mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara di sekitar lokasi pekerjaan.