Medan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mencatat sedikitnya 115 unit rumah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu pada Selasa (18/8) malam.
Kepala BPBD Kota Medan Yunita mengatakan ratusan rumah yang mengalami kerusakan tersebar di delapan kecamatan.
"Ada 115 rumah dan dua fasilitas umum yang terdampak di delapan kecamatan," ujar Yunita di Medan, Rabu.
Ia mengatakan cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan serta angin kencang tersebut melanda Kecamatan Medan Sungal, Medan Denai, Medan Amplas, Kecamatan Barat, Kecamatan Medan Johor, Medan Perjuangan, Kecamatan Medan Timur, dan Kecamatan Medan Helvetia.
Dari delapan kecamatan itu, pihaknya mencatat sedikitnya 13 kelurahan yang terdampak akibat peristiwa nahas tersebut.
"Ratusan rumah yang rusak terdiri atas 100 rusak ringan, 10 rusak sedang dan lima rusak berat," kata dia.
Saat ini, kata dia, jajarannya terus melakukan pendataan akibat dampak bencana alam tersebut.
Ia mengatakan jajarannya bersama pemangku kebijakan terkait terus melakukan berbagai upaya, termasuk melakukan pendataan jumlah pengungsi dan mendirikan tenda posko.
"Itu data sementara. Ada 115 rumah yang rusak, 133 kepala keluarga, 419 jiwa dan dua bangunan tempat ibadah terdampak," ujarnya.





