Putri Nusantara Tutup Srikandi Merdeka Cup dengan Kemenangan, Yordania ke Semifinal
Hasiolan Eko P Gultom August 20, 2026 01:19 AM

Putri Nusantara Tutup Srikandi Merdeka Cup dengan Kemenangan, Yordania ke Semifinal

TRIBUNNEWS.COM – Timnas Putri U-16 Indonesia, Putri Nusantara, menutup perjalanan di Srikandi Merdeka Cup dengan kemenangan setelah mengalahkan Timnas Putri U-16 Yordania 3-1 pada laga terakhir Grup B di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (19/8).

Meski meraih tiga poin, kemenangan tersebut belum cukup membawa Putri Nusantara ke semifinal. Indonesia harus puas menempati peringkat ketiga Grup B karena kalah produktivitas gol dari Yordania yang juga mengoleksi tiga poin.

Sementara itu, Thailand keluar sebagai juara Grup B setelah menyapu bersih tiga kemenangan tanpa kebobolan.

Baca juga: Garuda Pertiwi Juara Grup A, Malaysia Ikut Melaju ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania yang menjadi runner-up akan menghadapi Indonesia Garuda Pertiwi, juara Grup A, pada semifinal Jumat (21/8) pukul 20.00 WIB.

Putri Nusantara langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Baru tujuh menit laga berjalan, Lintang Anugrah Radisty membuka keunggulan Indonesia setelah memanfaatkan kesalahan umpan build-up penjaga gawang Yordania.

Bola liar disambar Lintang melalui tendangan voli keras yang gagal dihentikan Alma Mouhanad Yousef Shatat.

Indonesia terus menekan meski Yordania memperketat pertahanan. Sejumlah percobaan dilakukan Putri Nusantara dari luar kotak penalti, sementara serangan Yordania melalui kedua sisi lapangan masih mampu diredam lini belakang Indonesia.

Pada menit ke-37, Putri Nusantara mendapat hadiah penalti setelah Nuha Essa Ahmed melakukan pelanggaran terhadap Dian Aprilia Pary di dalam area pertahanan.

Dian yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Yordania meningkatkan tekanan selepas turun minum. Mereka menerapkan high pressing dan beberapa kali menciptakan peluang, termasuk melalui akselerasi Alma Odai Yousef Alsyiafy dari sisi kiri yang masih dapat dihentikan Naura Airish Qaisara Rifaldhi.

Upaya Yordania membuahkan hasil pada menit ke-60. Ragad Rafat Harbi Haqrous memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Putri Nusantara kembali menjauh pada menit ke-80. Indira Fatima memanfaatkan kesalahan Alma Mouhanad Yousef Shatat dalam mengontrol bola sebelum menaklukkan pertahanan Yordania untuk mencetak gol ketiga Indonesia.

Kedua tim masih berupaya mencetak gol tambahan hingga pertandingan berakhir.

Namun, sejumlah pergantian pemain di lini serang tidak mengubah kedudukan. Putri Nusantara akhirnya menang 3-1, tetapi tetap gagal mengamankan tiket semifinal.

Pelatih Kepala Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang berusaha memenuhi target kemenangan dengan mencetak sedikitnya tiga gol.

“Terima kasih banyak untuk para pemain yang sudah bekerja keras dengan sangat baik. Kami tahu bahwa kami butuh mencetak tiga gol, bahkan lebih. Para pemain telah memberikan segalanya dan kami mencetak gol yang diinginkan. Namun memang hasilnya kami tetap tidak bisa lolos ke semifinal. Tapi jika melihat penampilan mereka sepanjang tiga pertandingan, semua pemain berkembang pesat. Jelas mereka punya potensi,” kata Taniguchi.

Pelatih yang akrab disapa Taki itu menilai perkembangan pemain terlihat sepanjang turnamen, terutama dalam penerapan permainan agresif, high pressing, serta keberanian melepaskan tembakan.

“Kami mencoba menerapkan high-pressing, agresif, dan mencoba melakukan banyak tembakan. Mereka telah mencobanya dan berkembang pesat. Itulah poin utamanya, baik dari sisi penyerangan maupun pertahanan,” ujarnya.

Peluang yang Terbuang

Penyerang Putri Nusantara, Dian Aprilia Pary, juga mengaku bangga terhadap perjuangan rekan-rekannya meski hasil akhir belum membawa Indonesia ke semifinal.

“Pertandingan hari ini pastinya beda banget. Motivasi kami sangat tinggi untuk bisa lolos ke semifinal. Saya juga sangat bangga bisa mencetak gol dan saya juga bangga kepada teman-teman saya semuanya sudah bekerja keras. Sudah berikan yang terbaik. Tapi, ya mungkin belum rejekinya,” kata pemain lulusan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tersebut.

Di kubu Yordania, pelatih kepala Luna Rami Amin Almasri mengakui Putri Nusantara tampil lebih baik dalam pertandingan tersebut.

Ia menyebut sejumlah kesalahan dan peluang yang terbuang menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Garuda Pertiwi di semifinal.

“Tentu saja kami akan bersiap menghadapi pertandingan berat melawan tim yang tangguh. Saya pikir mereka (Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara) memiliki identitas yang sama, mereka adalah tim yang tangguh. Jadi kami akan bersiap dengan baik untuk melawan Indonesia dan semoga kami tampil lebih baik,” ujarnya.
Almasri menambahkan, Yordania akan berupaya memperbaiki kelemahan yang terlihat saat menghadapi Putri Nusantara.

“Kami akan memperbaiki kekurangan dan kelemahan kami hari ini. Kami melakukan banyak kesalahan. Tetapi di sisi lain, kami juga menyia-nyiakan banyak peluang. Ini benar-benar pertandingan yang berat, tapi saya bangga dengan tim ini,” katanya.

Srikandi Merdeka Cup merupakan turnamen sepak bola putri U-16 yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PSSI.

Berikut klasemen akhir Grup B Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino, Rabu (19/8)

Thailand: 9 poin

Yordania: 3 poin

Indonesia (Putri Nusantara): 3 poin

Singapura: 3 poin
 

Berikut jadwal pertandingan babak semifinal Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino, Jumat (21/8) 

Thailand vs Malaysia: 15.00 WIB

Indonesia (Garuda Pertiwi) vs Yordania: 20.00 WIB

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.