Kata Pelatih Timnas U-16 Putri Indonesia Usai Gagal Lolos ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026
Mochamad Hary Prasetya August 20, 2026 01:33 AM

Istimewa
Timnas U-16 Putri Indonesia (Putri Nusantara) gagal melaju ke semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026

BOLASPORT.COM - Langkah timnas U-16 Putri Indonesia (Putri Nusantara) harus terhenti pada babak penyisihan Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026.

Meski menang 3-1 atas Yordania pada laga pamungkas Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026), Putri Nusantara tetap gagal melaju ke semifinal.

Untuk Yordania, mereka melaju ke semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 dengan status runner up Grup B.

Yordania akan menghadapi timnas U-16 Putri Indonesia (Garuda Pertiwi) selaku juara Grup A pada Jumat (21/8/2026).

Meski menang, Putri Nusantara hanya berada di peringkat ketiga klasemen akhir Grup B karena kalah produktivitas gol dari Yordania yang sama-sama mengemas tiga poin dari tiga pertandingan.

Sementara itu, Thailand berhak menjadi juara Grup B karena berhasil sapu bersih kemenangan di tiga tanpa kebobolan di laga yang dimainkan.

Adapun tiga gol Putri Nusantara dicetak oleh Lintang Anugrah Radisty, Dian Aprilia Pary, dan Indira Fatima.

Usai pertandingan, pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya untuk melaju ke semifinal dalam turnamen yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI.

Pria yang akrab disapa Taki tersebut bangga terhadap para pemain di lapangan yang dapat menampilkan permainan terbuka untuk menciptakan banyak peluang.

Meski belum berhasil melaju lebih jauh, Taki menyatakan ada perkembangan signifikan yang diperlihatkan anak asuhnya sepanjang tiga pertandingan.  

“Terima kasih banyak untuk para pemain yang sudah bekerja keras dengan sangat baik."

"Kami tahu bahwa kami butuh mencetak tiga gol, bahkan lebih."

"Para pemain telah memberikan segalanya dan kami mencetak gol yang diinginkan."

"Namun memang hasilnya kami tetap tidak bisa lolos ke semifinal."

"Tapi jika melihat penampilan mereka sepanjang tiga pertandingan, semua pemain berkembang pesat."

"Jelas mereka punya potensi."

"Kami mencoba menerapkan high-pressing, agresif, dan mencoba melakukan banyak tembakan."

"Mereka telah mencobanya dan berkembang pesat."

"Itulah poin utamanya, baik dari sisi penyerangan maupun pertahanan,” kata Taki.

Senada dengan sang pelatih, Dian Aprilia Pary menyebut rekan setimnya sudah memberikan yang terbaik di lapangan.

Meski belum berhasil melangkah lebih jauh, Dian tetap bangga terhadap perjuangan tim sepanjang turnamen. 

“Pertandingan hari ini pastinya beda banget."

"Motivasi kami sangat tinggi untuk bisa lolos ke semifinal."

"Saya juga sangat bangga bisa mencetak gol dan saya juga bangga kepada teman-teman saya semuanya sudah bekerja keras."

"Sudah berikan yang terbaik. Tapi, ya mungkin belum rejekinya,” kata Dian.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.