Menikmati Sensasi Soto Rp 5.000 di Pare Kediri, Sehari Ludes 300 Porsi
Rendy Nicko August 20, 2026 03:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian masyarakat, kuliner murah masih menjadi daya tarik tersendiri. Di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, ada warung yang menawarkan semangkuk soto ayam hanya dengan harga rp 5.000.

Warung tersebut adalah Soto Ayam Pak Ali yang berada di utara Pasar Pamenang, tepatnya di barat Masjid Tanbihul Ghofilin Desa Tulungrejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Harga rp 5.000 untuk semangkuk soto ayam tentu terbilang murah di tengah kondisi ekonomi saat ini. Tak heran, warung sederhana tersebut setiap hari ramai didatangi pembeli.

Soto Ayam Pak Ali telah berjalan sekitar tiga tahun. Meski mempertahankan harga murah sejak awal berdiri, warung tersebut justru memiliki pelanggan yang datang tidak hanya dari Kecamatan Pare, tetapi juga dari luar daerah.

Baca juga: Ratusan Siswa Semarakkan Gerakan Hari Indonesia Menabung di Trenggalek

Dalam satu mangkuk juga terbilang lengkap, ada ayam suir, mie bihun, dan sayur mayur. Soto Ayam Pak Ali menjadi salah satu pilihan kuliner sederhana yang tetap bertahan dan diminati masyarakat di tengah tren "in this economy" ala gen Z sekarang.  

Mukaromah, penjual soto mengatakan harga rp 5.000 memang sudah diterapkan sejak warung tersebut pertama kali buka.

"Dari awal memang Rp5.000," kata Mukaromah saat ditemui di lokasi, Kamis (20/8/2026) siang pukul 12.00 WIB. 

Menurutnya, harga tersebut masih diupayakan tetap terjangkau bagi masyarakat. Ia pun berharap usaha yang dijalankan bersama suaminya tetap membawa keberkahan.

"Insya Allah tidak rugi. Ya memang dari awal ingin jualan biar barokah," ujarnya.

Dalam sehari, jumlah pembeli yang datang bisa mencapai ratusan orang. Bahkan, ketika akhir pekan, jumlah porsi yang terjual meningkat cukup signifikan.

"Kalau hari Minggu bisa 300 porsi, kalau hari biasa bisa 150 porsi," ungkap wanita yang akrab disapa Bu Rom.

Warung tersebut buka setiap hari mulai sekitar pukul 05.30 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Waktu buka yang cukup panjang membuat pembeli memiliki banyak pilihan waktu untuk menikmati soto tersebut.

Tidak hanya menjual soto ayam, warung Pak Ali juga menyediakan berbagai pilihan lauk dan sayur. Di antaranya sayur pepaya, sayur nangka, sayur tahu, tempe cecek, serta aneka gorengan.

Ada pula lauk seperti ayam bumbu bali, telur bali, pindang, lele dan berbagai pilihan makanan lainnya yang bisa menjadi pendamping makan.

Mukaromah mengatakan salah satu alasan warung tersebut tetap ramai adalah informasi dari pelanggan yang kemudian menyebar melalui media sosial. Sejumlah pembeli bahkan datang setelah mengetahui keberadaan warung tersebut dari YouTube.

"Banyak yang dari jauh karena lihat YouTube," jelasnya.

Selain mempertahankan harga murah, terdapat hal lain yang menarik perhatian di warung tersebut. Mukaromah menyebut makanan di warung itu juga disediakan secara gratis bagi anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian dan keinginan untuk berbagi.

"Kalau mau makan ke sini, silahkan langsung bilang dan gratis untuk anak yatim," ucapnya. 

Bagi pelanggan, harga murah menjadi salah satu alasan Soto Ayam Pak Ali layak dicoba. Namun, rasa soto tetap menjadi pertimbangan utama bagi mereka yang datang.

Salah satunya M. Mas'ud warga Desa Tertek Kecamatan Pare. Ia mengaku sudah cukup familiar dengan kuliner soto ayam karena banyak penjual soto di wilayah Pare.

"Saya sebetulnya untuk soto itu sangat familiar sekali, apalagi soto ayam. Karena di Kota Pare itu banyak sekali kuliner-kuliner yang sejenis seperti soto ayam," kata Mas'ud. 

Dia mengaku baru pertama kali mencoba Soto Ayam Pak Ali setelah mendapat informasi dari temannya mengenai warung tersebut yang berada di utara Pasar Pamenang.

"Hari ini saya buktikan. Ternyata enak. Dan harganya juga sangat terjangkau. Sangat murah bahkan," katanya.

Menurut Mas'ud, rasa soto yang disajikan memiliki cita rasa yang mirip dengan sejumlah soto ayam lain yang ada di wilayah Pare. Ia hanya menilai rasa kuahnya sedikit asin, namun menurutnya hal tersebut bukan menjadi persoalan besar.

"Saya rasanya memang beda. Hanya saya itu kalau rasa agak asin. Cuman kalau asin itu kan relatif dari lidah masing-masing," ucapnya.

Di tengah kondisi ekonomi yang menurutnya terkadang sulit, Mas'ud menilai keberadaan warung dengan harga makanan terjangkau seperti Soto Ayam Pak Ali menjadi pilihan menarik bagi masyarakat.

"Alhamdulillah ya, di tengah ekonomi kita yang kadang seret. Layak recommended untuk teman-teman kuliner," tuturnya.

Mas'ud pun merekomendasikan warung tersebut bagi masyarakat yang sedang mencari menu makan siang dengan harga murah di kawasan Pare.

"Kalau yang ada di Kota Pare ingin makan siang dengan menu soto ayam, tidak salah kalau kita buktikan. Recommended untuk datang ke utara Pasar Pare, di warungnya Pak Ali," pungkasnya.

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.