TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (UKM KSR PMI) Unit UMP sukses menyelenggarakan Red Cross Volunteer Competition and Action (RCVCA) II pada Rabu (8/7/2026).
RCVCA merupkan kompetisi dan aksi kerelawanan tingkat nasional yang mempertemukan anggota PMR Madya, PMR Wira, serta KSR Perguruan Tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
Mengusung tema 'Humanity, Competence, and Responsibility in Volunteer Action', kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kompetensi, kepemimpinan, sekaligus penguatan nilai-nilai kemanusiaan bagi generasi muda.
Baca juga: Limbah Ikan Jadi Pupuk, UMP Berdayakan Perempuan Nelayan Sentolo Kawat Cilacap Makin Mandiri
RCVCA II 2026 diselenggarakan melalui rangkaian kegiatan daring dan luring yang mencakup berbagai cabang perlombaan serta pembinaan kepalangmerahan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, kegiatan mendapat sambutan yang sangat baik dengan diikuti 58 kontingen dan 453 peserta yang berasal dari enam provinsi di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, 18 kontingen berhasil melaju ke babak grand final yang terdiri atas enam kontingen PMR Madya, enam kontingen PMR Wira, dan enam kontingen KSR Perguruan Tinggi.
Ketua Pelaksana RCVCA II 2026, Maura Novita Zachra menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi para relawan muda untuk belajar, membangun jejaring, dan meningkatkan kapasitas diri dalam bidang kepalangmerahan.
Baca juga: 18 Mahasiswa dari Mali hingga India UMP Purwokerto Nyanyikan Tanah Airku
"Melalui RCVCA II 2026, kami ingin menghadirkan wadah yang mampu mempertemukan relawan muda dari berbagai daerah untuk saling belajar, bertukar pengalaman, serta meningkatkan kompetensi dan semangat kemanusiaan. Besarnya antusiasme peserta menunjukkan bahwa generasi muda memiliki kepedulian yang tinggi terhadap aksi-aksi kemanusiaan," ujarnya.
Ia mengungkapkan, menjadi Ketua Pelaksana RCVCA II 2026 merupakan pengalaman yang sangat berharga sekaligus penuh tantangan. Mulai dari proses perencanaan, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga pelaksanaan grand final, seluruh rangkaian kegiatan memberikan pembelajaran mengenai kepemimpinan, komunikasi, kerja sama tim, dan tanggung jawab dalam mengelola kegiatan berskala nasional.
Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Efi Miftah Faridi, M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya RCVCA II 2026 sebagai wadah pengembangan karakter, kompetensi, dan kepedulian sosial bagi generasi muda.
Baca juga: Program Cofiesa UMP Purwokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Penerima PKH lewat Serabut Kelapa
Menurutnya, kompetisi semacam ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang mampu membentuk relawan yang tangguh dan berintegritas.
"Kami mengapresiasi seluruh panitia yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan berskala nasional ini. Jadikan kompetisi sebagai ruang belajar, memperluas persahabatan, serta mengembangkan potensi diri. Kemenangan tentu menjadi kebanggaan, namun pengalaman, proses, dan nilai-nilai kemanusiaan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan jauh lebih berharga," tuturnya.
Ia juga memperkenalkan Universitas Muhammadiyah Purwokerto kepada seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, UMP berkomitmen menjadi kampus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mendukung lahirnya mahasiswa yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penyelenggaraan RCVCA II 2026, UMP berharap semangat kerelawanan dan kemanusiaan terus tumbuh di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan relawan-relawan yang kompeten, bertanggung jawab, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat jejaring kepalangmerahan di tingkat nasional. (*/amr/chy)
Baca juga: 94 Mahasiswa Profesi Bidan UMP Purwokerto Ikuti Ucap Janji, Siap Terjun ke Masyarakat