Mahasiswa Unja Bergerak, BEM FEB Deklarasi Tolak Stockpile Batu Bara di Sekitar Candi Muaro Jambi
asto s August 20, 2026 09:48 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penolakan terhadap keberadaan stockpile batu bara di sekitar kawasan Candi Muaro Jambi kembali menguat, Kamis (20/8/2026).

Kali ini, mahasiswa Universitas Jambi melalui Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi (BEM FEB Unja) menyatakan sikap menolak keberadaan aktivitas stockpile batu bara di sekitar Kawasan Cagar Budaya Nasional Muara Jambi ( KCBN Muara Jambi ).

Deklarasi itu menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kelestarian Candi Muaro Jambi sebagai warisan budaya dan bagian dari identitas sejarah Provinsi Jambi.

Ketua BEM FEB UNJA, Ahmad Haikal Fikri, mengatakan keberadaan aktivitas stockpile batu bara di sekitar kawasan Candi Muaro Jambi perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan aktivitas ekonomi.

Keberadaan stockpile batu bara di sekitar kawasan candi juga dinilai berkaitan dengan kelestarian lingkungan, perlindungan cagar budaya, kenyamanan masyarakat, serta keberlangsungan warisan sejarah bagi generasi mendatang.

"Candi Muaro Jambi bukan sekadar peninggalan masa lalu. Candi Muaro Jambi adalah warisan untuk generasi yang akan datang," kata Ahmad Haikal Fikri.

Dia menegaskan mahasiswa tidak menolak pembangunan maupun aktivitas ekonomi.

Namun, setiap kegiatan pembangunan harus tetap memperhatikan prinsip keberlanjutan dan tidak mengabaikan perlindungan terhadap kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya.

Menurutnya, Candi Muaro Jambi memiliki arti penting yang tidak hanya bagi masyarakat Jambi, tetapi juga menjadi warisan yang harus dijaga keberadaannya.

Karena itu, BEM FEB Unja bersama mahasiswa dan elemen kampus menyuarakan perlunya perhatian lebih besar terhadap perlindungan kawasan Candi Muaro Jambi.

Deklarasi tersebut menjadi bentuk sikap mahasiswa dalam menyampaikan kepedulian terhadap masa depan kawasan cagar budaya tersebut.

"Suara mahasiswa hari ini adalah suara kepedulian terhadap masa depan," ujarnya.

Melalui deklarasi itu, BEM FEB Unja menyerukan perlindungan terhadap kawasan Candi Muaro Jambi.

Mahasiswa juga menegaskan penolakan terhadap keberadaan stockpile batu bara di sekitar kawasan candi.

"Selamatkan Candi Muaro Jambi. Tolak stockpile batu bara di sekitar Candi Muaro Jambi," tegasnya.

BEM FEB Unja berharap suara mahasiswa dapat menjadi perhatian bagi seluruh pihak yang memiliki kewenangan dalam menjaga kelestarian kawasan Candi Muaro Jambi.

Menurut BEM FEB Unja, aktivitas ekonomi dan pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan serta melindungi warisan sejarah.

Sebab, warisan budaya yang telah bertahan selama ratusan tahun tersebut dinilai tidak hanya menjadi milik generasi saat ini, tetapi juga harus diwariskan kepada generasi yang akan datang. (Tribunjambi.com)

Baca juga: Fadli Zon soal Stockpile Batu Bara di Cagar Budaya Muaro Jambi: Tutup Saja

Baca juga: Konstruksi Kasus Ruben Onsu sampai Jadi Tersangka Dugaan Penipuan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.