Colek Akun Giorgio Antonio, Nikita Mirzani Ingatkan Pacar Sarwendah soal Utang hingga Kasus Hukum
Achmad Maudhody August 21, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Colek akun Giorgio Antonio, Nikita Mirzani sentil pacar Sarwendah soal utang hingga kasus hukum.

Model sekaligus selebgram Giorgio Antonio mendadak mencuri perhatian publik.

Bukan karena persoalan dengan Sarwendah dan Ruben Onsu, namun dipicu karena cuitan akun media sosial Nikita Mirzani.

Akun instagram Gio, @giorgioantonioc dicolek dalam postingan instagram story Nikita Mirzani, @nikitamirzanimawardi_172.

Cuitan akun Nikita yang dikelola oleh tim itu menyentil Gio soal utang hingga persoalan hukum yang pernah menjerat kekasih Sarwendah tersebut.

Disebutkan dalam story itu, Nikita mengingatkan Gio soal uang Rp200 juta yang pernah digelontorkan Nikita untuk membantu Gio saat terjerat kasus hukum menyangkut tembakau sintetis atau yang juga kerap disebut Sinte.

"CEO @giorgioantonio masih ingat enggak? Beberapa tahun lalu, waktu lu punya masalah karena ketahuan beli sinte lewat Instagram, Ka Niki yang bantuin lu," bunyi postingan akun Nikita, Kamis (20/8/2026).

Nikita membeberkan kronologi saat Gio sempat berupaya melarikan diri hingga akhirnya kembali ditangkap oleh aparat.

Saat itu, Niki mengklaim bahwa dirinyalah yang menjadi sosok penolong hingga meminjamkan uang ratusan juta.

"Waktu itu lu sampai ketangkep di apartemen, sempat kabur lewat tangga darurat, pergi ke Bandung, dan akhirnya ketangkep lagi. Di saat lu lagi dalam masalah, Ka Niki satu-satunya orang yang bantuin dan bahkan minjemin lu uang Rp200 juta," ungkapnya.

Nikita menegaskan bahwa bantuan finansial tersebut ia berikan tanpa syarat berat.

Namun, kini ia menuntut iktikad baik dari Gio untuk segera mengembalikan uang yang dipinjam.

"Ka Niki bantuin lu waktu lu lagi susah, tanpa banyak pertimbangan. Jadi sekarang Ka Niki cuma minta satu hal: tolong hargai bantuan yang dulu pernah Ka Niki kasih dan selesaikan utang lu," tegas Nikita.

Nikita Sebut Kasus Gio Ditangani Polda Metro

Tak hanya menagih utang, Nikita Mirzani juga menjawab pertanyaan netizen terkait rumor penangkapan Gio yang disebut-sebut memiliki hubungan dekat dengan Sarwendah.

"Banyak yang tanya, Gio CEO alias pacarnya Sarwendah itu ditangkap dan ditahan di mana? Biar enggak simpang siur dan enggak muncul cerita dari berbagai versi, aku jawab sekalian ya. Gio ditangkap dan ditahan di Polda Metro Jaya," tulis akun Nikita.

Melalui penjelasannya tersebut, Nikita meminta publik untuk tidak lagi berspekulasi atau membuat dugaan terkait lokasi penahanan yang bersangkutan.

"Jadi buat yang dari tadi penasaran, sudah jelas ya informasinya. Gak perlu lagi menerka-nerka ditangkap di mana atau bikin asumsi sendiri," tutupnya.

Baca juga: Masuk Kantong Ayu Ting Ting, Tindakan Kevin Gusnadi saat Dapat Uang Saweran Tuai Sorotan

Sementara, Nikita Mirzani sendiri saat ini tengah menjalani masa hukuman 6 tahun penjara di Rutan Pondok Bambu usai kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung dalam kasus pemerasan dan TPPU/UU ITE terhadap dr. Reza Gladys.

lihat foto
SENTIL UTANG GIO - Kolase postingan Nikita Mirzani saat sentil akun Giorgio Antonio, dicapture Jumat (21/8/2026).

Terseret Kisruh Ruben Onsu dan Sarwendah

Sebelumnya, Giorgio Antonio juga sering menjadi sorotan usai terseret kisruh antara Ruben Onsu dan Sarwendah.

Ia ikut jadi sasaran hujatan karena dinilai ikut campur dalam konflik Ruben dan Sarwendah.

Tak terima, Giorgio Antonio menegaskan, akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja menyebarkan informasi palsu (hoaks) mengenai dirinya dan Sarwendah.

Pernyataan itu disampaikan Giorgio Antonio melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

"Seperti yang banyak dari Anda ketahui, telah ada rumor yang tak terhitung jumlahnya, tuduhan palsu, dan cerita-cerita negatif yang beredar tentang Sarwendah dan saya," ujar Giorgio dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (16/7/2026).

Meski demikian, Giorgio memilih untuk tidak membalas berbagai tudingan tersebut dengan amarah maupun kebencian.

Ia memahami banyak orang tidak mengetahui kondisi sebenarnya yang dialami dirinya dan Sarwendah.

"Kami memilih untuk tidak menanggapi dengan kemarahan atau kebencian karena kami memahami bahwa banyak orang memang tidak mengenal kami secara pribadi atau tidak mengetahui kebenaran tentang apa yang telah kami lalui," katanya.

Giorgio mengaku telah memaafkan orang-orang yang salah paham atau menghakiminya secara tidak adil.

Namun, ia menegaskan akan diambil sikap terhadap pihak yang secara sengaja membuat dan menyebarkan informasi palsu untuk merugikan dirinya maupun Sarwendah.

"Kami dengan tulus memaafkan mereka yang telah salah paham atau menghakimi kami secara tidak adil. Namun, bagi mereka yang dengan sengaja membuat dan menyebarkan informasi palsu dengan tujuan untuk merugikan orang lain, kami percaya proses hukum yang tepat harus berjalan sebagaimana mestinya," tegas Giorgio.

"Saya berharap kita terus menjadi komunitas yang menyebarkan kebaikan, cinta, dan hal-hal positif. Jangan pernah biarkan negativitas menentukan siapa diri kita," tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunsumsel.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.