Penutupan SDN Setono di Ponorogo Hasil dari Kesepakatan Wali Murid & Komite, Muridnya Sisa 6
Alga W August 21, 2026 03:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - SDN Setono di Kabupaten Ponorogo ditutup mulai tahun ajaran 2026/2027.

Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo menyebut, penutupan SDN Setono atas hasil kesepakatan.

Baca juga: Terbangun Gegara Terasa Panas di Kamarnya, Ravi Baru Sadar Rumahn Ibunya Terbakar Akibat Obat Nyamuk

"Penutupan sekolah tersebut merupakan hasil pengajuan dan kesepakatan bersama wali murid, komite sekolah, serta masyarakat," ungkap Plt Kabid Pembinaan SD Dindik Ponorogo, Rakhma Noor Meyta, Jumat (21/8/2026).

Hal ini lantaran dalam tiga tahun terakhir sekolah tersebut tidak lagi mendapatkan murid baru.

Sedangkan siswanya sisa enam murid, sehingga langkah penutupan ditempuh.

"Alasan pertama memang peminat tidak ada. Tiga tahun tak ada siswa begitu sih," papar Meyta.

Alasan kedua, enam wali murid maupun komite SDN Setono sepakat.

Pun masyarakat sekitar disebut tidak keberatan adanya penutupan SDN Setono.

"Dalam arti pemangku kebijakan di situ juga diketahui oleh, lurah, ada Camatnya juga, beserta Pengawas Sekolah juga. Jadi memang  pengusulan untuk permohonan penutupan itu dari kesediaan dari mereka," tegasnya.

Meyta menyatakan bahwa untuk tahun ajaran 2026/2027 baru, SDN Setono ditutup.

Lantaran sekolah yang terletak di Jalan Niken Gandini, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, tersebut memang ada proposal pengajuan untuk mengusulkan penutupan.

"Ya memang karena dari prosesnya itu sudah dari 2 tahun terakhir, yang pertama tidak dapat murid, kedua kesepakatan," papar Meyta.

Untuk sekolah lain, jelas Meyta, belum ada yang mengajukan proposal untuk ditutup.

Di SDN Setono, yang lulus ada 10 siswa untuk tahun ini.

Karena ditinggal 10 siswa lulus, siswa yang dilaporkan terakhir ada 6 siswa.

Mereka telah dipindahkan ke sekolah terdekat dari SDN Setono.

"Ada yang di SDN 1 Japan dan SDN 1 Singosaren. 2 siswa di SDN 1 Japan sisanya di SDN 1 Singosaren," terang Meyta saat dikonfirmasi TribunJatim.com.

Dia menyatakan bahwa SDN Setono mengajukan proposal penutupan sejak 2025.

Kemudian dilakukan beberapa kali rapat, baik itu yang intern maupun yang mengikutsertakan Dindik Ponorogo 

"Kalau rapatnya, rapatnya intern saya kurang tahu. Tapi ketika ada yang di dokumen proposalnya pengajuan itu, ya mungkin yang dicantumkan di rapat terakhir ya, yang lengkap semuanya ada."

"Mulai Pak Camatnya ada, lurah ada, komite, wali murid yang ada yang hanya tinggal 6 itu juga datang. Gitu, nggih. Jadi sepakat ditutup," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.