BOLASPORT.COM - Kiyomi Sue Bachdim sangat mencintai sepak bola dan berharap bisa menjadi pemain profesional pada olahraga tersebut.
Keinginannya didukung penuh oleh ayah kandungnya yang merupakan legenda timnas Indonesia, Irfan Bachdim.
Kiyomi merupakan anak pertama pasangan Irfan Bachdim dengan Jennifer Bachdim.
Kedua orang tua itu mempunyai empat anak yakni Kiyomi, Kenji, Kiyoji, dan Kiro.
Kiyomi saat ini berusia 14 tahun dan memutuskan untuk melanjutkan kariernya sebagai pesepakbola putri.
Ia bersyukur kedua orang tuanya sangat mendukung karier yang diambilnya.
"Orang tua saya sangat suportif dan mereka melakukan segalanya untuk kami," kata Kiyomi kepada awak media termasuk BolaSport.com.
"Jadi saya sangat bersyukur memiliki mereka."
Lanjut Kiyomi, Irfan Bachdim selalu datang mendukung pertandingannya dalam sebuah turnamen sepak bola di Bali.
Terkadang, kedua orang tuanya juga ikut menemani putrinya itu saat bertanding di Jakarta.
Namun situasinya saat ini berbeda, dimana Kiyomi tidak ditemani kedua orang tuanya ketika membela akademi Bali United dalam turnamen usia dini bertajuk Garuda International Cup (GIC) 2026.
Turnamen itu digelar di ASIOP Training Ground dan AYO Arena, Sentul, Jawa Barat, pada 19-23 Agustus 2026.
"Untuk sekarang mereka sedang ada acara lari maraton tapi kedua orang tua saya selalu memberikan dukungan."
"Mereka sering bersorak menyemangati saya dari pinggir lapangan."
"Hal itu sangat membantu saya sebagai pemain," ucap pemain berposisi sayap kanan dan bek kanan itu.
Kiyomi melanjutkan, ia memberikan alasan mengapa ingin menjadi pesepakbola profesional.
Waktu masih kecil, Kiyomi mengaku sering menonton Irfan Bachdim bertanding di stadion.
Menurutnya, ayahnya bermain sangat keren untuk membela klubnya yaitu Bali United.
DNA sepak bola pun datang, tidak hanya kepada Kiyomi tetapi juga adiknya bernama Kenji.
Kenji sering bermain sepak bola dan Kiyomi selalu menonton semua pertandingannya.
Ia pun tertarik untuk mencoba bermain sepak bola di sekolan dan sangat menikmatinya.
"Jadi saya terus bermain sepak bola dan saya bergabung dengan sebuah klub, kemudian pindah ke akademi Bali United," kata Kiyomi.
Kiyomi mengaku sering mengikuti sejumlah turnamen dan terbaru GIC 2026.
Total empat turnamen pernah ia mainkan bersama akademi Bali United.
Akademi Bali United tergabung ke dalam Grup B GIC 2026 kategori putri.
Mereka melawan ASIOP Biru, Cipta Cendikia FA, dan Tajimalela FA.
Ia pun membeberkan alasannya bergabung bersama akademi Bali United.
"Ayah saya dulu bermain untuk Bali United dan saya selalu merasa bahwa tim ini luar biasa."
"Rasanya tepat sekali berada di sini karena rekan setim dan pelatihnya juga sangat baik," tutup Kiyomi.