Soal Ujian Sekolah dan Kunci Jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 Halaman 13 - 15
Alfred Dama August 22, 2026 12:19 AM

 

POS-KUPANG.COM -- Perhatikan soal ujian sekolah dan kunci jawaban bahasa Inggris di jenjang SMA tidak berhenti pada kemampuan menerjemahkan kata atau memahami kalimat satu per satu. 

Siswa juga dituntut mampu menangkap gagasan utama, memilah informasi penting, serta melihat hubungan antara setiap bagian dalam sebuah bacaan.

Kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan membaca teks naratif. 

Ketika berhadapan dengan sebuah cerita, siswa perlu memperhatikan bagaimana cerita dibangun, siapa saja tokohnya, apa yang terjadi dalam setiap bagian, dan bagaimana suatu peristiwa berkaitan dengan peristiwa berikutnya.

Salah satu teks yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah cerita rakyat berjudul “The Story of Bujang Beji and Bukit Kelam”. 

Kisah tersebut memperkenalkan dua tokoh dengan kepribadian yang bertolak belakang, yaitu Bujang Beji dan Tumenggung Marubai.

Perbedaan karakter keduanya menjadi bagian penting dalam perkembangan cerita. 

Tumenggung Marubai digambarkan sebagai sosok yang bijaksana dan tidak serakah, sedangkan Bujang Beji dikuasai rasa iri hingga mengambil berbagai cara untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak dan mengalahkan orang lain.

Dari alur tersebut, siswa dapat belajar bahwa sebuah teks naratif tidak hanya berisi rangkaian kejadian. 

Di dalamnya terdapat gagasan, hubungan sebab-akibat, karakter tokoh, serta pesan yang dapat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Cerita Bujang Beji, misalnya, memperlihatkan bagaimana keserakahan dan rasa iri dapat membawa seseorang pada keputusan yang merugikan dirinya sendiri.

Materi ini terdapat dalam buku Bahasa Inggris: Train of Thoughts untuk SMA/MA Kelas XII Tingkat Lanjut yang ditulis oleh Sunengsih, Trisnendri Syahrizal, dkk. dan diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Pembahasan tersebut berada pada Unit 1 | Digging the Hidden Gem of Borneo (Kalimantan), khususnya Activity B.4 – Work in Pairs pada halaman 13–15.

Dalam Activity B.4, siswa diarahkan untuk kembali mencermati bacaan kemudian menentukan main idea dan supporting idea dari setiap paragraf. 

Tugas ini mengharuskan siswa memahami inti pembahasan sebelum menentukan informasi mana yang berfungsi sebagai penjelas atau pendukung.

Baca juga: Soal Ujian Sekolah dan Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Halaman 130

Menemukan gagasan utama bukan sekadar mengambil satu kalimat dari teks. 

Siswa perlu melihat pokok pembicaraan dalam setiap paragraf, sedangkan gagasan pendukung dapat berupa penjelasan, contoh, tindakan tokoh, maupun informasi lain yang memperkuat gagasan tersebut.

Melalui latihan ini, siswa sekaligus belajar memahami struktur informasi dalam teks berbahasa Inggris. 

Keterampilan tersebut penting karena membantu pembaca mengetahui inti sebuah bacaan tanpa harus mengabaikan detail yang mendukungnya.

Berikut kunci jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12 halaman 13–15 Kurikulum Merdeka, khususnya Activity B.4, yang dapat dijadikan referensi untuk memeriksa hasil pekerjaan. 

Jawaban disusun dengan mengacu pada isi teks “The Story of Bujang Beji and Bukit Kelam” serta gagasan yang terdapat pada masing-masing paragraf.

Kunci Jawaban Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Kelas 12  Halaman 13 -15 Kurikulum Merdeka
Activity B.4
Work in Pairs

Read the story again, identify the main idea and the supporting idea from each paragraph. 

Paragraph 1 has been done for you.

Jawaban:
Paragraph 1

Main idea: Once upon a time lived two men named Bujang Beji and Tumenggung Marubai, who were different from each other in character.
Supporting idea: Tumenggung Marubai was humble and kind-hearted, while Bujang Beji was greedy and arrogant. They were fishermen who had different fishing spots, and Tumenggung Marubai always caught more fish.
Paragraph 2

Main idea: Tumenggung Marubai was a wise fisherman who maintained the fish population.
Supporting idea: He used a big trap called bubu, kept only the bigger fish, and released the smaller ones back into the river. As a result, there were always plenty of fish.
Paragraph 3

Main idea: Bujang Beji became envious of Tumenggung Marubai and used a harmful way to catch more fish.
Supporting idea: He used tuba, a fish poison, to catch many fish. Although he caught more fish, the number of fish in the river greatly decreased.
Paragraph 4

Main idea: Bujang Beji became even more jealous and planned to destroy Tumenggung Marubai’s luck.
Supporting idea: He planned to block the Melawi River with a large rock so that the fish would gather in one place.
Paragraph 5

Main idea: Bujang Beji failed to block the Melawi River because he was distracted by the goddesses.
Supporting idea: He heard girls laughing at him, stepped on a thorn, and dropped the rock. He discovered that the girls were the khayangan goddesses and became angry and wanted revenge.
Paragraph 6

Main idea: Bujang Beji planned to go to heaven to take revenge on the goddesses.

Supporting idea: He planted a giant kumpang bambu tree that grew very high and performed a ritual before climbing it.
Paragraph 7

Main idea: Bujang Beji’s attempt to reach heaven failed because the termites and bears destroyed the tree.

Supporting idea: Bujang Beji forgot to give offerings to the termites and bears. They became angry and gnawed the bamboo tree until it broke, causing Bujang Beji to fall and die.
Paragraph 8

Main idea: Bujang Beji’s evil plans failed, while Tumenggung Marubai was safe, and the place became known as Bukit Kelam.
Supporting idea: The peak of Nanga Silat Hill is now called Bukit Kelam and has become a beautiful tourist attraction and forest area in Sintang, West Kalimantan.
Disclaimer:

Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.