TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat dengan Berti Rumambi?
Pria berusia 75 tahun ini sempat mencuri perhatian karena aksinya berolahraga di kawasan Gedung KONI Sario, Manado.
Di usia yang tak lagi muda, Berti masih menunjukkan kemampuan fisik yang mengundang perhatian.
Ia mampu berlari dalam waktu lama mengitari kawasan KONI. Setelah berlari, ia kerap bergelantungan pada tiang dan melakukan salto.
Bagi Berti, aktivitas tersebut bukan sekadar pertunjukan.
Olahraga sudah menjadi bagian dari caranya menjaga kebugaran sekaligus menjalani hidup sehat.
Ia juga ingin kebiasaannya menjadi contoh, terutama bagi generasi muda.
Namun, niat itu tak selalu mendapat respons positif.
Berti mengaku pernah mendapat berbagai komentar dari orang-orang yang melihat aktivitasnya.
Ada yang menganggap dirinya hanya ingin pamer. Ada pula yang menilainya sombong, bahkan menyebutnya tidak waras.
“Banyak yang anggap saya sok pamer dan sebagainya,” ujar Berti saat ditemui Tribunmanado di Jalan Manado-Bitung, Jumat (21/8/2026) siang.
Jumat siang itu, Berti kembali melakukan aktivitas fisik yang tak biasa.
Ia tengah berjalan kaki menyusuri Jalan Manado-Bitung, tepatnya di sekitar kawasan Kantor DPRD Sulawesi Utara.
Matahari siang terasa terik.
Namun, panas tersebut tidak membuat langkahnya berhenti.
Berti terus berjalan dengan ritme yang teratur.
Langkahnya cepat, tetapi tetap stabil. Napasnya pun dijaga tetap teratur.
Penampilannya juga mudah dikenali.
Ia mengenakan pakaian serba putih dengan celana pendek yang panjangnya hingga paha.
Kaus kaki panjang hampir menutupi bagian bawah lutut dipadukan dengan sepatu olahraga.
Di kepalanya bertengger topi putih bergaya koboi.
Ia juga mengenakan kemeja lengan panjang sebagai pelengkap.
Namun, perjalanan tersebut ternyata bukan sekadar jalan kaki biasa.
Berti sedang menguji kemampuan fisiknya.
Ia ingin mengetahui apakah tubuhnya masih sanggup menempuh perjalanan dari Manado hingga Bitung dengan berjalan kaki.
“Saya mau tes apakah saya bisa jalan sampai Bitung,” katanya.
Untuk perjalanan itu, Berti bahkan sengaja tidak membawa uang.
“Saya tak bawa uang,” ujarnya.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa ia memang sedang menguji kondisi tubuh dan daya tahannya, bukan sekadar berjalan-jalan.
Di usia 75 tahun, kondisi fisik Berti masih terlihat prima.
Postur tubuhnya tampak bugar. Otot pada bagian lengannya masih terlihat, sementara keriput di wajahnya belum terlalu banyak untuk ukuran usianya.
Berti mengatakan aktivitas fisik yang dilakukannya selama ini merupakan bagian dari kecintaannya terhadap olahraga.
Ia juga kembali menegaskan bahwa aksinya bukan untuk mencari perhatian atau mengejar popularitas.
Bagi dia, olahraga adalah cara untuk menjaga tubuh sekaligus merawat apa yang telah diberikan Tuhan.
Jika kemudian aktivitasnya menjadi perhatian banyak orang, Berti berharap perhatian itu justru bisa diarahkan pada pesan yang ingin disampaikannya.
“Saya anggap itu angin lalu, niat saya hanya ingin mengkampanyekan hidup sehat pada anak muda,” katanya.
Karena itu, Berti mengaku tidak ingin berhenti hanya karena komentar orang lain.
Ia memilih terus melakukan aktivitas yang diyakininya baik untuk menjaga kebugaran.
Termasuk berjalan kaki dari Manado menuju Bitung untuk menguji sejauh mana kemampuan tubuhnya di usia 75 tahun.
Ia pun buka-bukaan kepada tribunmanado.co.id.
Ternyata pola hidup sehat ia mulai di usia senja.
"Saya mulai umur 50 tahun," katanya.
Semua itu diawali saat ia berhenti kerja di sebuah bank.
Ia mencari formula hidup sehat untuk melanjutkan hidup.
"Dan ketemu. Saya jalani hingga saat ini," kata dia.
Ia membantah anggapan bahwa dirinya mantan atlet.
"Saya ini bukan mantan atlet tapi mantan pegawai di bank," kata dia.
Berti Rumambi mengungkap rahasia bugarnya, yakni makan sehari sekali dan olahraga.
"Saya hanya makan pada siang hari, itu hanya nasi dan sayur.
Sore makan buah, malam tak makan sama sekali. Kalau pagi saya hanya minum air," kata dia.
Olahraga dijalaninya pagi dan sore.
Awalnya Berti Rumambi alami kesulitan.
"Sulit sekali rubah pola hidup, apalagi makan," katanya.
Namun niat Berti Rumambi untuk menekuni hidup sehat sudah bulat.
Ia nekat tidak menyentuh uang selama tiga bulan.
"Saya benar-benar tidak sentuh uang agar tidak beli makanan," katanya.
Dia bercerita, pertama kali berlari adalah di GOR RW Monginsidi Manado.
Kala itu dia berlari sprint tiga kali keliling lapangan.
"Saya merasa enak setelah lari. Setelah itu berlanjut terus hingga saat ini," katanya.
Berti Rumambi mengaku tak pernah mengalami sakit.
Tensi, gula darah dan kesterolnya normal.
Dengan gayanya yang kerap bersalto di GOR RW Monginsidi, Berti Rumambi kerap dianggap nyentrik.
Banyak yang menyebutnya sengaja cari viral.
"Padahal saya lakukan ini untuk kampanyekan hidup sehat, terserah orang mau bilang apa," katanya.(Arthur Rompis)