TRIBUNJAKARTA.COM - Kebakaran kembali terjadi di Gedung Teknis Abdul Muis atau Gedung Bapenda di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026) petang.
Gedung Bapenda pernah mengalami kebakaran dua pekan sebelumnya yakni pada Jumat (7/8/2026).
Saat itu, warga khawatir kebakaran merembet ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di sebelah gedung.
Selain itu, kebakaran membuat ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) terpaksa dipindahkan sementara.
Sebagian ASN akan bekerja dari rumah secara bergantian, sementara lainnya dipindahkan ke sejumlah lokasi kerja lain. Dimana, terdapat sekira 1000 ASN yang bekerja di gedung tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, titik api kebakaran di Gedung Bapenda DKI Jakarta pada Jumat (21/8/2026) petang sama seperti yang terjadi dua pekan sebelumnya.
Kebakaran dilaporkan melanda ruang arsip di lantai 11 gedung tersebut.
Gedung Dinas Teknis Abdul Muis yang digunakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat terbakar pada Jumat (21/8/2026) petang.
Pada dua pekan lalu, kebakaran di Gedung Bapenda juga terjadi pada hari Jumat tepatnya 7 Agustus 2026 pada pukul 21.30 WIB.
Berdasarkan data dari Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta, laporan kebakaran diterima pukul 17.10 WIB.
Petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 17.18 WIB dan mulai melakukan pemadaman dua menit kemudian.
Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 30 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut.
Api dapat dilokalisasi pada pukul 17.25 atau sekitar lima menit setelah operasi dimulai. Proses pendinginan dilakukan mulai pukul 17.30.
Petugas memastikan api telah dipadamkan dan operasi dinyatakan selesai pada pukul 21.08 WIB.
(TribunJakarta.com/Kompas.com)
Baca juga: Permukiman Padat Rawan Kebakaran, Pemkot Jakbar Minta Petugas Cek APAR di Tempat Usaha Tambora
Baca juga: Kebakaran 50 Bus di Pool Sinar Jaya Bekasi, Damkar Sebut Kendaraan Tak Laik Jalan
Baca juga: Kebakaran Gudang Pabrik di Bekasi, Api Diduga Berawal dari Tumpukan Kardus dan Daun Kering