Fajar Alfian Kecewa usai Gagal ke Semifinal, Medali Emas Kejuaraan Dunia BWF Masih Jadi Mimpi
Drajat Sugiri August 22, 2026 04:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Ungkapan kekecewaan disampaikan Fajar Alfian setelah gagal melaju ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 bersama Shohibul Fikri, Sabtu (22/8/2026).

Fajar/Fikri yang saat ini menempati peringkat kedua dunia menjadi ganda putra terbaik Indonesia sehingga ekspektasi tinggi memang tertuju kepada pasangan tersebut.

Modal Fajar/Fikri menuju Kejuaraan Dunia BWF 2026 juga terbilang mentereng karena mereka datang dengan kepercayaan diri setelah mampu menyabet dua gelar beruntun pada dua turnamen BWF World Tour terakhir.

Tidak sekadar menjadi juara, pasangan didikan Antonius Budi Ariantho tersebut mampu mengalahkan pasangan nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dalam perjalanan mereka meraih dua gelar tersebut.

Dengan bekal itu, Fajar/Fikri digadang-gadang setidaknya mampu mengamankan tempat di zona medali, bahkan melangkah lebih jauh hingga babak final dan menjadi juara dunia.

Namun, ekspektasi tersebut harus kandas di perempat final setelah Fajar/Fikri justru tumbang dua gim langsung dari wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan.

Baca juga: Kejuaraan Dunia BWF 2026: Amri/Nita Raih Perunggu, Medali Ganda Campuran Indonesia Sejak 2017

Kekalahan itu tentu berada di luar prediksi mengingat performa Fajar/Fikri sebelumnya membuat mereka diharapkan mampu melaju ke semifinal, final, hingga juara.

Fajar Masih Kejar Emas Kejuaraan Dunia

Selepas pertandingan, Fajar mengakui dirinya turut merasakan kekecewaan besar karena sejatinya masih memiliki keinginan untuk mengamankan medali emas di Kejuaraan Dunia BWF.

Bagi Fajar, Kejuaraan Dunia merupakan turnamen prestisius yang memiliki nilai sakral sehingga pencapaian terbaik di panggung sangat ingin ia wujudkan.

Terlebih sepanjang kariernya, Fajar memang belum pernah mengantongi medali emas Kejuaraan Dunia BWF meski sudah dua kali berdiri di podium.

Sejak debut di Kejuaraan Dunia pada 2018, Fajar baru mengoleksi dua medali perunggu yang diraih pada edisi 2019 dan 2022 ketika masih berpasangan dengan Rian Ardianto.

Sayangnya, ketika menjalani debut bersama Fikri di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fajar justru gagal menambah koleksi medalinya setelah tersingkir di babak delapan besar.

Rasa penasaran terhadap medali emas itulah yang membuat kegagalan kali ini terasa semakin mengecewakan bagi Fajar, terlebih ia datang dengan ambisi dan target tinggi.

"Saya tahu banyak dari kalian kecewa dengan hasil dan penampilan saya di kejuaraan ini. Tapi mungkin kalian juga tidak tahu, sebesar apa rasa kecewa yang saya rasakan terhadap diri saya sendiri," tulis Fajar melalui Instagram pribadinya.

"Kejuaraan Dunia adalah sebuah kejuaraan yang sangat sakral. Banyak pemain top dan elite yang berhasil menguasai berbagai kejuaraan (tidak semua pemain), tetapi belum tentu mampu meraih hasil terbaik di panggung ini. Begitu juga dengan saya yang terus menginginkan emas."

Tak Ingin Berhenti Mengejar Mimpi

Fajar mengakui ambisinya untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026 sangat besar karena ia datang dengan harapan untuk membuktikan diri sebagai salah satu pemain terbaik.

"Ambisi dan motivasi saya untuk kejuaraan ini sangat besar. Saya datang dengan harapan dan target yang tinggi, tetapi hasil yang didapat memang belum menunjukkan bahwa saya adalah yang terbaik," ungkapnya.

Meski kembali gagal mendapatkan medali emas, Fajar menegaskan bahwa hasil tersebut tidak akan membuatnya berhenti mengejar impian yang selama ini belum terealisasi.

"Meski begitu, saya tidak ingin berhenti di sini. Saya akan terus berusaha, belajar, dan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa kembali dan memberikan yang terbaik," tulisnya.

Fajar juga menyadari perjalanan kariernya masih panjang sehingga ia membutuhkan dukungan dari para penggemar untuk terus berjuang mewujudkan target tersebut.

"Perjalanan ini masih panjang. Saya juga membutuhkan doa, dukungan, dan kepercayaan dari kalian semua untuk terus mewujudkan apa yang saya impikan," lanjut Fajar.

"Terima kasih untuk semua yang tetap mendukung saya, dalam keadaan menang maupun kalah," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Niken)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.