Kemarau Panjang Bikin Sumur Warga Prabumulih Kering, Dewan Didesak Bangun Sumur Bor
Welly Hadinata August 22, 2026 06:27 PM

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH — Musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir membuat sejumlah warga Kelurahan Muaradua Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Sumsel, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Sumur yang selama ini menjadi sumber air warga mulai mengering. Kondisi tersebut terungkap dalam kegiatan reses anggota DPRD Prabumulih Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Prabumulih Timur di halaman Kelurahan Tugu Kecil, Sabtu (22/8/2026).

Reses serentak tersebut digelar 30 anggota DPRD Prabumulih di tiga daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi, usulan pembangunan hingga berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD berdiskusi bersama camat, lurah, RT, RW dan tokoh masyarakat.

Lurah Muaradua Barat, Asni Novita AM Kep, mengatakan persoalan kekeringan menjadi salah satu keluhan utama masyarakat di wilayahnya saat musim kemarau.

"Kami Kelurahan Muaradua Barat ini kalau musim hujan banyak yang kebanjiran dan kalau kemarau banyak yang kekeringan karena sumur-sumur masyarakat banyak yang kekeringan," ungkap Asni di hadapan anggota dewan.

Akibat sumur mengering, sebagian warga terpaksa membeli air menggunakan tedmond untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi tersebut dinilai cukup membebani masyarakat karena harga air yang harus dibeli tidak murah.

Karena itu, Asni berharap DPRD Prabumulih dapat mendorong pembangunan sumur bor di wilayah Kelurahan Muaradua Barat.

"Kami mewakili warga berharap dibantu sumur bor, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan air bersih terlebih ketika musim kemarau seperti sekarang ini," katanya.

Selain persoalan air bersih, masyarakat juga menyampaikan sejumlah aspirasi lain, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan, drainase, bangunan, hingga lampu penerangan jalan.

Ketua DPRD Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi, mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan dipilah berdasarkan skala prioritas.

"Usulan-usulan yang telah diterima, nantinya akan dipilah sesuai skala prioritas untuk diusulkan dan dibangun ke depannya," ungkap Deni.

Terkait usulan pembangunan sumur bor, Deni mengatakan aspirasi tersebut telah dicatat dan akan menjadi bahan pembahasan DPRD.

"Usulan sumur bor sudah dicatat pada anggota dewan, nantinya akan menjadi topik pembahasan dan diharap ke depannya akan dapat terselesaikan untuk dilakukan pembangunan," ujarnya.

Untuk diketahui, reses Dapil I Prabumulih Timur dipimpin Ketua DPRD Prabumulih H Deni Victoria bersama Wakil Ketua Aryono.

Sementara itu, reses Dapil II digelar di Kecamatan Rambang Kapak Tengah dan Dapil III dilaksanakan di aula Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.