Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi tawuran antar kelompok pemuda Amaci dan Mangga Dua terjadi di Jalan Dr. Tamaela, tepatnya di depan Rumah Sakit Tentara (RST), Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Sabtu (22/8/2026) dini hari.
Keributan yang melibatkan dua kelompok pemuda tersebut sempat membuat situasi di kawasan itu mencekam.
Aksi saling lempar batu diduga dipicu oleh aktivitas balap liar yang sebelumnya meresahkan warga di sekitar lokasi.
Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Janet Luhukay, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WIT.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, sebelum tawuran pecah, sejumlah pengendara sepeda motor melintas dengan kecepatan tinggi di kawasan belakang Kampus PGSD.
Aktivitas tersebut diduga merupakan aksi balap liar yang mengganggu kenyamanan masyarakat.
“Keterangan warga menyebutkan sebelum terjadi tawuran, ada sejumlah kendaraan roda dua yang melaju dengan kecepatan tinggi dan diduga melakukan balap liar di sekitar kawasan tersebut,” ujar Ipda Janet.
Baca juga: Tergugat Bantah Dalil Penggugat, Sebut Produk yang Disuntikkan Dermaqual Bukan V-Light Solution
Baca juga: Produk Oles Masuk Tubuh Lewat Suntikan? Ini Fakta yang Diungkap Penggugat di Sidang eReL
Aktivitas itu kemudian memicu keresahan hingga berujung pada bentrokan antara pemuda Amaci dan Mangga Dua.
Kedua kelompok terlibat aksi saling lempar batu yang mengganggu keamanan dan aktivitas warga sekitar.
Mendapat laporan adanya gangguan kamtibmas, Kapolresta Pulau Ambon, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho langsung turun ke lokasi bersama Kabag Ops, Kasat Samapta, serta personel Polsek Nusaniwe yang dipimpin Kapolsek Nusaniwe Iptu Rudy Ahab.
Kehadiran aparat kepolisian di lokasi dilakukan untuk meredam situasi sekaligus mencegah aksi tawuran meluas.
Dengan pendekatan tegas dan persuasif, polisi berhasil membubarkan massa yang terlibat.
Sekitar pukul 05.11 WIT, situasi di depan RST Ambon akhirnya kembali kondusif.
Usai membubarkan aksi tersebut, Kapolresta memberikan imbauan kepada warga dan para pemuda yang berada di lokasi agar kembali ke rumah masing-masing serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
“Polresta Pulau Ambon bersama jajaran terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” kata Ipda Janet.
Selain melakukan pengamanan di lapangan, jajaran Polresta Ambon juga berkoordinasi dengan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat untuk mencegah terjadinya aksi susulan.
Hingga saat ini, personel Polsek Nusaniwe masih disiagakan di sekitar lokasi guna melakukan monitoring dan memastikan situasi tetap aman.
Ipda Janet memastikan kondisi terkini di kawasan tersebut telah kembali normal dan kondusif.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan Kota Ambon serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
“Jika masyarakat melihat adanya potensi gangguan keamanan, segera hubungi Call Center 110 yang bebas pulsa dan aktif 24 jam,” imbaunya.
Kepolisian berharap sinergi antara aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga dapat mencegah kembali terjadinya aksi tawuran maupun aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.(*)