Karhutla Kerumutan Berdampak ke Warga dan Pemadam, Polda Riau Turunkan Tim Psikologi-Kesehatan
Ariestia August 22, 2026 11:20 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berhari-hari menyelimuti Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, mulai berdampak pada kondisi warga dan petugas yang terlibat dalam pemadaman. 

Polda Riau pun mengirim tim psikologi untuk mendampingi mereka, bersamaan dengan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Sebanyak 10 personel Bagian Psikologi Biro SDM Polda Riau turun ke Kerumutan, Sabtu (22/8/2026), untuk memberikan penguatan psikologis dan trauma healing.

Pendampingan dilakukan kepada warga, termasuk anak-anak, serta personel yang telah berhari-hari bekerja di lokasi karhutla.

Kabag Psikologi Biro SDM Polda Riau AKBP Winarko mengatakan kondisi bencana tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan fisik, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan psikologis.

“Karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi ada juga anak-anak yang kehilangan ruang bermain, orangtua yang cemas karena penghasilan terganggu akibat kebun yang terbakar dan tak bisa diolah, termasuk petugas di lapangan yang juga mengalami kelelahan fisik maupun psikis,” ujar Winarko.

Tim psikologi memberikan sejumlah pendampingan, mulai dari penguatan psikis, teknik relaksasi mental hingga trauma healing. Warga juga diberikan pemahaman bahwa rasa takut, cemas maupun marah merupakan reaksi yang dapat muncul ketika menghadapi situasi bencana.

“Kami sampaikan kepada masyarakat yang terdampak bahwa rasa takut, cemas atau marah itu wajar dalam situasi bencana. Yang penting warga memiliki cara untuk mengelolanya dan tidak memendam sendiri,” katanya.

Pendampingan juga menyasar petugas pemadam. Menurut Winarko, beban kerja yang tinggi selama operasi karhutla perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kondisi mental agar petugas tetap mampu menjalankan tugas.

Di sisi lain, Polda Riau menyiapkan dukungan medis bagi warga dan personel yang terpapar asap.

Sebanyak 13 personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Riau melakukan pemeriksaan kesehatan di Kantor Desa Banjar Panjang. Tim kemudian mendatangi sejumlah rumah warga untuk memberikan pelayanan secara langsung.

Kabiddokkes Polda Riau AKBP dr. Parluhutan Sitindaon mengatakan pemeriksaan juga menyasar personel Polri, TNI, Manggala Agni hingga petugas perusahaan yang berada di lokasi pemadaman.

“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat yang terdampak asap. Tim juga mendatangi langsung beberapa warga untuk memastikan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan,” kata Parluhutan.

Masker, vitamin dan obat-obatan turut dibagikan kepada warga serta petugas. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap selama penanganan karhutla.

Polda Riau juga memastikan fasilitas kesehatan di wilayah terdampak siap digunakan apabila jumlah warga yang membutuhkan penanganan medis meningkat.

Di Puskesmas Kerumutan, telah disiapkan ruang rawat inap sementara dengan empat tempat tidur. Fasilitas tersebut didukung dua tabung oksigen berukuran besar dan lima tabung berukuran kecil.

Puskesmas juga memiliki 60 kotak masker N95 serta obat-obatan untuk menangani ISPA pada balita, dewasa dan lansia.

“Kami memastikan fasilitas kesehatan terdekat memiliki kesiapan apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan masyarakat yang membutuhkan penanganan. Ketersediaan ruang perawatan, oksigen, masker hingga obat-obatan sudah kami cek langsung,” ujar Parluhutan.

Menurut Polda Riau, penanganan di Kerumutan tidak berhenti pada upaya mengendalikan titik api. Dampak yang muncul selama karhutla, baik terhadap kesehatan maupun kondisi psikologis, juga menjadi bagian dari penanganan di lapangan.

Tim psikologi selanjutnya direncanakan menyambangi desa-desa lain di Kabupaten Pelalawan yang masih terdampak karhutla dan memiliki kualitas udara buruk.

“Pulih dari bencana itu butuh waktu. Tugas kami memastikan bahwa selama proses itu tidak ada yang merasa sendirian,” tutup Winarko. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.