TRIBUNJAMBI.COM – Sosok Rajiv Singh, pengusaha muda sekaligus politisi Partai Nasdem yang kini bertugas di Komisi IV DPR RI, melontarkan tuduhan tajam terkait bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali melumpuhkan wilayah Kalimantan.
Anggota dewan yang berlatar belakang pebisnis tambang ini mencurigai ada unsur kesengajaan dari oknum tertentu untuk membuka lahan baru dengan cara membakar hutan.
Rajiv menilai pola bencana ekologis yang terus berulang setiap tahun ini sangat mencurigakan jika hanya dianggap sebagai kecelakaan atau faktor alam belaka.
"Kebakaran hutan ini kan tiap tahun terjadi dan bisa diprediksi. Maka seharusnya bisa diantisipasi, tapi ini terus terjadi," tegas Rajiv kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026).
"Jadi memang terlalu mencurigakan kalau semua titik karhutla ini hanya kecelakaan dan tidak disengaja," lanjut legislator muda tersebut.
Kecurigaan Rajiv terhadap praktik ilik alih fungsi lahan bukan tanpa alasan.
Pria kelahiran Medan, 3 Mei 1991 ini memiliki rekam jejak panjang di dunia bisnis nasional sebelum akhirnya melenggang ke Senayan.
Awal Karier Bisnis
Mengawali kiprah sebagai trader pada 2010 pasca-lulus SMA, Rajiv kemudian merambah ke bisnis tambang batu bara dan nikel pada 2017.
Manajemen Perusahaan
Sejak 2020, ia menduduki posisi strategis di berbagai perusahaan pertambangan, seperti PT Riz Pratama Indonesia dan PT Indonesia Kaya Mineral.
Dunia Olahraga dan Sahabat Raffi Ahmad
Rajiv dikenal sebagai sahabat dekat jurnalis dan selebritas Raffi Ahmad.
Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden klub sepak bola RANS Nusantara pada 2021.
Baca juga: DPR Minta Usut Otak Karhutla Kalimantan, 4 Korporasi Kini Diperiksa
Baca juga: Pesan Tersirat Rektor Unsoed ke Warek Lewat Telepon Rumah Sebelum Jadi Tersangka KPK
Raffi Ahmad mendukung pencalonan Rajiv ketika ia memutuskan untuk menjadi anggota DPR dan mendeklarasikan diri menjadi relawan pencalonan Rajiv.
Karier Politik
Bergabung dengan Partai Nasdem pada 2021 dan langsung didapuk menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Wilayah NasDem Jawa Barat.
Dalam Pemilu Legislatif 2024, ia sukses meraih 58.018 suara di Dapil Jawa Barat II.
Memanfaatkan pengalamannya di lapangan, Rajiv mendesak Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Polri untuk melakukan investigasi mendalam pasca-kebakaran, guna mengidentifikasi kawasan hutan mana saja yang berujung dialihfungsikan.
"Saya justru curiga pembakaran hutan ini disengaja untuk membuka lahan. Maka pasca-kejadian, saya minta Kemenhut bersama Polri betul-betul dilihat daerah mana yang pada akhirnya jadi alih fungsi lahan," kata Rajiv.
Ia juga meminta pemerintah tidak segan mencabut izin usaha hingga memenjarakan individu maupun korporasi yang terbukti terlibat, demi memberikan efek jera dan menjaga nama baik Indonesia di mata internasional.
"Orang-orang maupun perusahaan ini tidak boleh hanya disanksi administratif, tapi juga harus dijatuhi sanksi tegas pencabutan izin dan penjara hingga ada efek jera. Supaya bencana ini enggak terjadi tiap tahun, karena ini tidak hanya merusak ekosistem tapi juga bikin malu kita di depan negara-negara tetangga," imbuhnya.
Langkah kritis yang disuarakan Komisi IV DPR bertepatan dengan tindakan tegas pemerintah. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa saat ini sudah ada 4 korporasi di Kalimantan Barat yang diperiksa dalam tahap penyelidikan kasus karhutla.
Instruksi ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto usai memimpin rapat penanganan Karhutla di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026).
“Yang tadi dilaporkan ada 4 korporasi yang sedang dalam proses penyelidikan,” ungkap Prasetyo Hadi.
“Bilamana ditemukan ada tindak-tindak pidana yang memang itu melanggar dan menyebabkan terjadinya kebakaran itu harus ditindak baik perorangan maupun korporasi-korporasi maupun individu-individu atau siapa pun yang memberikan arahan atau perintah untuk melakukan pembakaran atau melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Itu menjadi salah satu penekanan,” tegas Mensesnag.
Baca juga: Siswa SMPN 17 Kota Jambi Lerai 2 Teman Berkelahi, Malah Ditantang Duel, Kini Meninggal
Baca juga: Iran Desak Qatar Evakuasi Pilot Terluka dan Minta Kuwait Bebaskan Tahanan
Baca juga: Jelang Pelantikan Karang Taruna Jambi, Panitia Matangkan Persiapan dan Sambut Ketua Umum PNKT