Ratu Felisha menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam kegiatan arisan tersebut maupun melakukan promosi atau endorsement arisan bodong.
Menurut Ratu Felisha, alamat yang tercantum dalam surat panggilan polisi terkait perkara itu juga bukan merupakan alamat miliknya.
"Karena sekali lagi aku tegaskan teman-teman media, teman-teman aku juga kalian yang ikut mempromosikan film aku setiap aku lagi ada film. Jadi aku enggak mau perang sama media," ujar Ratu Felisha dalam video klarifikasinya. dikutip dari YouTube Grid.ID, Minggu (23/8/2026).
"Aku cuman minta foto aku tolong di-take down. Tolong kalian cross check, konfirmasi lagi ke polisi, kasih lihat muka aku. Ini bukan Ratu Felisanya," katanya.
Ratu Felisha juga mengingatkan media agar memastikan identitas seseorang sebelum memasang foto sebagai ilustrasi sebuah kasus.
Baca juga: Rully Febriana Tersangka Arisan Bodong Rp5,8 Miliar, Gaya Bak Sultan, Ambruk saat Dibekuk Polisi
"Karena nama nama lo udah jadi tercoreng ya. Ini pencemaran nama baik. Bisa dikasusin ke media-media yang udah berani ngeluarin statement salah seperti itu," kata Ratu Felisha, mengutip pembicaraan dengan pengacaranya.
Meski demikian, ia memilih tidak langsung mengambil langkah hukum dan masih menunggu itikad baik dari media.
"Aku bilang, 'Tunggu tahan dulu. Aku mau lihat etikat baik sampai mana'," ujarnya.
Ia berharap media yang bersangkutan bersedia menghapus foto dirinya, melakukan konfirmasi ulang, serta memperbaiki informasi yang telah beredar.
Ratu Felisha menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi berdasarkan fakta yang telah diverifikasi.
Ia pun berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu mengangkat klarifikasinya ke publik.
(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)