TRIBUNWOW.COM - Polemik pelat nomor Vespa yang digunakan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak kembali menjadi sorotan setelah Ario Kiswinar mengunggah data kendaraan dan menyinggung informasi pajak.
Polemik tersebut berkaitan dengan Vespa bernomor polisi B 6008 DAS yang digunakan Dahnil setelah mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI.
Persoalan bermula ketika Dahnil mengunggah foto dirinya saat mengendarai Vespa tersebut. Dalam unggahannya, Dahnil menyebut dirinya bersama Gus Irfan Yusuf sempat mampir ke kedai kopi sebelum pulang.
Unggahan itu kemudian mendapat tanggapan dari Ario Kiswinar, anak Mario Teguh. Kiswinar awalnya menyoroti kondisi Vespa Dahnil yang disebut hanya menggunakan satu kaca spion.
Kiswinar juga menyindir gaya Dahnil saat mengendarai Vespa dan membandingkannya dengan momen ketika Dahnil menggunakan KRL.
Dahnil sempat membalas komentar tersebut. Namun, perdebatan berlanjut ketika Kiswinar mempertanyakan status pelat nomor B 6008 DAS.
Kiswinar kemudian mengunggah tangkapan layar hasil pengecekan yang menurutnya menunjukkan nomor tersebut tidak ditemukan dalam layanan informasi kendaraan. Ia lalu menyebut pelat Vespa Dahnil sebagai “bodong”.
Pernyataan tersebut dibantah Dahnil. Ia menilai tudingan tersebut sebagai fitnah dan menyatakan akan membawa persoalan itu ke jalur hukum.
Di tengah polemik, kembali beredar tangkapan layar dari layanan informasi kendaraan Pemerintah Provinsi Banten.
Data yang beredar mencantumkan nomor B 6008 DAS sebagai kendaraan Vespa Scooter 150 CC keluaran 1974. Data tersebut juga mencantumkan kendaraan berwarna biru serta informasi mengenai registrasi dan pajak kendaraan.
Namun, data tersebut belum dengan sendirinya menjelaskan seluruh persoalan mengenai status pelat saat kendaraan digunakan.
Kiswinar kemudian kembali menanggapi polemik tersebut setelah data kendaraan beredar. Ia mempertanyakan rencana pelaporan yang disampaikan Dahnil sambil mengaitkannya dengan informasi mengenai kepatuhan pajak kendaraan.
Hingga kini, polemik mengenai status pelat B 6008 DAS masih menjadi perbincangan di media sosial.
Kepastian mengenai status administrasi kendaraan dan tindak lanjut rencana laporan Dahnil masih menunggu keterangan resmi dari pihak yang berwenang.(*)