Video Viral Ioniq 5, Hyundai Minta Maaf dan Evaluasi Layanan Dealer
Tribun-video August 23, 2026 06:42 PM

TRIBUN-VIDEO — PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyampaikan permintaan maaf kepada konsumen menyusul viralnya keluhan pemilik Hyundai Ioniq 5, Julian Adityo Suwardi atau yang dikenal sebagai Aa Juju.

Keluhan tersebut mencakup sejumlah persoalan pada mobil listrik miliknya, antara lain terkait penggunaan kendaraan saat parkir paralel, kendala fast charging, aki 12 volt, hingga layanan purnajual.

Persoalan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah Aa Juju mengungkap pengalamannya melalui media sosial.

Menanggapi kasus tersebut, Chief Operating Officer (COO) HMID Fransiscus Soerjopranoto menyampaikan permintaan maaf atas pelayanan yang terjadi di dealer Hyundai Gowa Fatmawati.

"Mewakili dari PT Hyundai Motor Indonesia, manajemennya dan juga saya secara personal sebagai COO meminta maaf atas kejadian yang terjadi di Gowa Fatmawati," ujar Frans dalam konferensi pers di dealer Hyundai Fatmawati Official, Jalan RS Fatmawati Raya Nomor 29, Jakarta Selatan, Jumat (21/8/2026).

Menurut Frans, persoalan tersebut menjadi bagian dari evaluasi Hyundai terhadap pelayanan kepada konsumen.

"Ini merupakan bagian dari pelayanan kami ke konsumen-konsumen Hyundai. Kami akan memperbaiki ke depannya sesuai dengan standar yang kami miliki saat ini," katanya.

Frans mengatakan Hyundai akan terus memperbaiki standar pelayanan melalui jaringan yang dimilikinya di Indonesia.

"Kami akan terus melakukan perbaikan terhadap standar yang kami miliki dan kita berharap dengan jaringan yang kita punya di seluruh Indonesia, kita akan lebih baik dari kondisi yang ada sekarang," ujarnya.

Evaluasi Seluruh Jaringan

Frans menuturkan, kasus tersebut menjadi momentum bagi Hyundai untuk mengevaluasi kembali standar pelayanan kepada konsumen.

Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap dealer yang berkaitan dengan kasus tersebut, tetapi juga seluruh jaringan Hyundai di berbagai daerah.

"Dengan situasi yang ada sekarang, tentunya ini merupakan pemicu buat kami, PT Hyundai Motor Indonesia dan seluruh jaringan yang ada di Indonesia, dealer-dealer kami, untuk kembali melihat dan melakukan evaluasi terhadap standar pelayanan ke customer-nya kami," kata Frans.

Hyundai, lanjut dia, akan memperkuat pelayanan mulai dari proses penjualan hingga layanan purnajual. Perbaikan juga mencakup ketersediaan suku cadang dan layanan bantuan di jalan.

Saat ini, Hyundai memiliki sekitar 100 jaringan di Indonesia.

Frans menegaskan, evaluasi tidak hanya berlaku bagi Hyundai Gowa Fatmawati.

"Tentunya ini tidak berlaku hanya untuk jaringan Gowa Fatmawati. Tapi seperti saya sampaikan, ini berlaku untuk seluruh jaringan yang ada di Indonesia," ujarnya.

Frans berharap seluruh jaringan Hyundai melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap standar pelayanan yang selama ini diterapkan.

"Jadi kami punya 100 jaringan di seluruh Indonesia dan kami berharap seluruh jaringan yang ada di Indonesia bisa juga melakukan evaluasi. Tentunya kami akan melakukan yang namanya evaluasi dan melakukan yang namanya perbaikan untuk standar-standar yang sudah kami miliki sampai dengan saat ini," katanya.

Kasus tersebut sebelumnya mencuat setelah Aa Juju mengeluhkan sejumlah persoalan pada Ioniq 5 miliknya, termasuk kendala fast charging, aki 12 volt, dan penggunaan kendaraan saat parkir paralel.

Saksikan LIVE UPDATE lengkapnya hanya di YouTube Tribunnews!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.