TRIBUNJATENG.COM, PATI — Perjalanan rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menuju Gedung DPR RI di Jakarta mendadak menegangkan.
Bus yang mereka tumpangi diduga menjadi sasaran pelemparan batu bata saat melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Senin pagi (24/8/2026).
Insiden tersebut terjadi di sekitar KM 54–55 wilayah Karawang. Batu bata berukuran besar menghantam bagian atas kaca depan bus hingga mengalami kerusakan parah.
Kaca yang retak kemudian harus ditangani secara darurat menggunakan lakban agar serpihannya tidak membahayakan penumpang selama perjalanan menuju Jakarta.
Koordinator AMPB Teguh Istiyanto mengatakan, pelemparan diduga dilakukan dua orang yang berada di atas jembatan penyeberangan orang (JPO).
"Tadi di KM 54–55 di atas JPO, bus kami dilempar batu bata besar sampai kacanya hancur dan batunya masuk ke dalam.
Pelakunya ada dua orang memakai jaket hoodie," ungkap Teguh dalam video yang dikirimkan ke Tribun Jateng.
Baca juga: Tak Takut Ramai Warga Nonton Karnaval, Pria di Batang Tetap Nekat Curi Motor Orang
Setelah terkena lemparan, rombongan tidak langsung melanjutkan perjalanan.
Mereka sempat berhenti di Rest Area KM 52 untuk membersihkan serpihan kaca yang masuk ke dalam bus.
Rombongan juga membeli lakban untuk mengamankan bagian kaca depan yang mengalami kerusakan.
Langkah tersebut dilakukan agar kondisi kaca tidak semakin membahayakan penumpang ketika bus kembali melaju.
Beruntung, insiden tersebut tidak menyebabkan penumpang mengalami luka serius.
Salah satu penumpang yang berada di dekat pengemudi, Supriyono "Botok", juga dilaporkan selamat.
Meski bus mengalami kerusakan, rombongan AMPB memastikan perjalanan menuju Gedung DPR RI tetap dilanjutkan.
Teguh menegaskan, kejadian tersebut tidak akan mengubah rencana mereka untuk menyampaikan aspirasi secara langsung ke Senayan.
"Apapun yang terjadi, kami tetap akan melanjutkan perjalanan sampai ke DPR RI. Kami tidak takut.
Yang kami takutkan hanyalah jika RUU Perampasan Aset Koruptor dan hukuman mati bagi koruptor tidak disahkan oleh DPR," tegasnya.
Teguh juga meminta dukungan masyarakat yang berada di sepanjang jalur perjalanan rombongan.
Ia berharap warga turut membantu mengawal perjalanan mereka agar rombongan dapat tiba di Gedung DPR RI dengan aman.
Hingga informasi tersebut disampaikan, pihak AMPB menyebut pelaku pelemparan merupakan dua orang tak dikenal yang diduga mengenakan jaket hoodie.
Identitas maupun motif kedua orang tersebut belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia. (mzk)