Mahasiswa Unaya Hilang Terseret Arus Saat Berenang di Lhok Keutapang, Tim SAR Lakukan Pencarian
Muliadi Gani August 24, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, ACEH BESAR - Liburan akhir pekan sejumlah mahasiswa berakhir duka.

Juanda (19), seorang mahasiswa Universitas Abulyatama (Unaya), dilaporkan hilang tenggelam setelah terseret arus deras saat berenang di kawasan wisata Lhok Keutapang, Gampong Lampageu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (23/8/2026).

Korban yang tercatat sebagai warga Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh tersebut hingga sore hari belum berhasil ditemukan.

Tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian dan warga setempat masih terus menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian.

Plt Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Peukan Bada Iptu Suriyatno mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan darurat tersebut sekitar pukul 12.00 WIB melalui Call Center Polresta Banda Aceh.

Baca juga: Terseret Arus Sungai Krueng Cut, Warga Nagan Raya Ditemukan Meninggal Dunia

Bermula dari Kegiatan Camping Akhir Pekan

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa naas ini bermula saat Juanda bersama tujuh temannya mengadakan kegiatan berkemah (camping) di kawasan pantai Lhok Keutapang sejak Sabtu (22/8/2026) siang.

Pada Minggu menjelang siang, sekitar pukul 11.00 WIB, korban bersama tiga rekannya memutuskan untuk mandi di laut sebagai penutup kegiatan sebelum bersiap-siap kembali ke rumah.

Namun, tanpa disadari, posisi Juanda saat berenang justru semakin menjauh dari garis pantai dan terpisah dari rombongannya.

Tiba-tiba, hempasan arus laut yang cukup kuat menyeret tubuh korban ke arah tengah.

Melihat kondisi membahayakan tersebut, rekan-rekan korban yang berada di tepi pantai langsung berupaya memberikan pertolongan darurat.

“Rekan-rekan korban sempat berupaya menolong dengan melemparkan seutas tali, namun upaya tersebut tidak berhasil karena jarak korban yang sudah terlalu jauh dan arus laut yang deras,” terang Iptu Suriyatno.

Baca juga: Mahasiswa USK Asal Aceh Singkil Ditemukan Meninggal Tergantung, Polisi Lakukan Pendalaman

Tim SAR Operasikan Pencarian Intensif

Respon cepat ditunjukkan oleh tim SAR yang tiba dilokasi sekitar pukul 13.30 WIB, Tim Personel Basarnas Kota Banda Aceh tiba di titik lokasi kejadian dan langsung memimpin operasi pencarian di laut.

Pencarian ini turut dibantu oleh jajaran Polsek Peukan Bada, masyarakat lokal, serta para nelayan setempat yang mendayagunakan perahu mereka.

Selain menerjunkan tim pencari, aparat kepolisian telah mengamankan area sekitar, mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, mendata identitas resmi korban, dan menjalin koordinasi intensif dengan pihak keluarga maupun instansi terkait.

Atas insiden ini, pihak kepolisian melayangkan imbauan keras kepada seluruh warga dan wisatawan agar ekstra waspada saat beraktivitas di kawasan perairan maupun objek wisata pantai, terutama di lokasi yang memiliki karakteristik gelombang tinggi dan arus bawah laut yang membahayakan.

(Serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Warga Aceh Tamiang Hilang Terseret Arus Sungai Saat Ambil Kayu

Baca juga: Pemuda Pulo Aceh Hilang Terseret Arus Saat Memancing di Tebing Laut Aceh Besar

Sumber: SerambiNews.com

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.