Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan - Volume lalu lintas (VLL) kendaraan di Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) mengalami peningkatan selama periode 21-23 Agustus 2026.
Baca juga: Perdagangan Karbon Lampung Terancam Jika Kebakaran Berulang, DPRD Minta Antisipasi Diperketat
Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), Charles Giroth, mengatakan VLL pada periode tersebut mencapai 103.093 kendaraan.
Angka itu meningkat 11,3 persen dibandingkan kondisi normal dan naik 4,22 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025.
"VLL tanggal 21-23 Agustus sebanyak 103.093 kendaraan, naik 11,3 persen dibanding VLL normal dan naik 4,22 persen dibandingkan VLL 2025," kata Charles Giroth, Senin (24/8/2026).
Meningkatnya volume kendaraan tersebut membuat pengelola tol memastikan kesiapan fasilitas pelayanan dan keselamatan pengguna jalan.
Kesiapan itu mencakup fasilitas rest area, kendaraan patroli, layanan darurat, hingga armada pemeliharaan jalan tol.
Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar yang dioperasikan oleh HKA dan INA memiliki empat zona layanan rest area yang tersebar di jalur A arah Terbanggi Besar dan jalur B arah Bakauheni.
Pada Zona 1, terdapat Rest Area (RA) KM 20 A dan B dengan kapasitas parkir hingga 250 kendaraan. Fasilitas yang tersedia meliputi masjid, 29 area kuliner, dua area retail atau minimarket, serta SPBU khusus di KM 20 B. Rest area ini juga dilengkapi 22 toilet pria dan 32 toilet wanita.
Masih di Zona 1, RA KM 33 A dan B memiliki kapasitas parkir 80 kendaraan. Fasilitasnya terdiri dari satu masjid, 42 area kuliner, 13 toilet pria, dan 24 toilet wanita.
Selanjutnya, Zona 2 memiliki RA KM 49 A dan B dengan kapasitas parkir 250 kendaraan. Fasilitas yang tersedia meliputi masjid, 36 area kuliner, satu bengkel atau fasilitas perbaikan, dua area retail atau minimarket, serta SPBU khusus di KM 49 A.
RA KM 49 juga dilengkapi 19 toilet pria dan 43 toilet wanita.
Sementara itu, RA KM 67 A dan B memiliki kapasitas parkir 80 kendaraan, satu masjid, 12 toilet pria, dan 23 toilet wanita.
Pada Zona 3, terdapat RA KM 87 A dan B dengan kapasitas parkir 250 kendaraan. Rest area ini dilengkapi masjid, 31 area kuliner, satu bengkel, dua area retail atau minimarket, serta satu SPBU.
Fasilitas sanitasi di RA KM 87 terdiri dari 16 toilet pria dan 32 toilet wanita.
Adapun Zona 4 berada di RA KM 116 A dan B dengan kapasitas parkir 100 kendaraan. Fasilitas yang tersedia meliputi satu masjid, 35 area kuliner, dua bengkel, dua area retail atau minimarket, serta satu SPBU.
Rest area tersebut juga memiliki 10 toilet pria dan 22 toilet wanita.
Untuk mendukung pelayanan dan keselamatan pengguna jalan, PT BTB menyiagakan berbagai kendaraan operasional selama peningkatan arus lalu lintas.
Armada tersebut terdiri dari tujuh unit PJR (Patroli Jalan Raya), sembilan unit LJT (Layanan Jalan Tol), tiga unit Kamtib, dan dua unit inspektor.
Untuk menangani kondisi darurat, pengelola menyiapkan enam unit ambulans dan tiga kendaraan rescue.
Sementara untuk menangani kendaraan yang mengalami gangguan, tersedia satu unit derek berkapasitas 25 ton, lima unit derek 10 ton, tiga unit derek 5 ton, serta dua unit derek towing.
Dari sisi kebersihan dan pemeliharaan jalan tol, PT BTB menyiapkan tiga unit road sweeper, satu unit water tank, dan 17 unit PML (Pemeliharaan Jalan Tol).
Selain itu, terdapat sembilan kendaraan operasional yang mendukung kegiatan ranting, rest area, dan maintenance area.
Charles mengatakan peningkatan volume kendaraan perlu diikuti dengan kedisiplinan pengguna jalan selama melakukan perjalanan.
PT BTB mengimbau pengguna jalan memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum berangkat serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di jalan tol.
Pengguna jalan juga diminta tidak memaksakan diri berkendara ketika mengantuk atau kelelahan. Mereka disarankan segera beristirahat di rest area terdekat.
"Jika lelah atau mengantuk, beristirahatlah di rest area terdekat," demikian imbauan PT BTB.
Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk mematuhi batas kecepatan maksimal 100 kilometer per jam.
Saat berhenti di rest area, pengguna kendaraan juga diminta memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil.
Jika mengalami kendala selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi call center BTB di +62 811-7910-812.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)