Jangan Panik Lihat Api Flare Muncul dari Kilang, Ini Penjelasan KPB soal Uji Operasi di Balikpapan
Amelia Mutia Rachmah August 24, 2026 07:12 PM

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan kini memasuki salah satu tahapan penting menuju pengoperasian kilang secara penuh.

PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) memastikan proses komisioning dan uji operasi proyek strategis nasional (PSN) tersebut berjalan sesuai prosedur dengan pengawasan ketat.

Tahapan Menuju Operasi Penuh

Tahapan komisioning dilakukan setelah pembangunan fisik unit dan infrastruktur pada tahap konstruksi rampung.

Proses diawali dengan pengecekan jalur perpipaan, uji jalan peralatan atau solo run, hingga kalibrasi instrumen untuk memastikan kesiapan setiap sistem.

Selanjutnya, setiap unit diuji dan dioperasikan secara bertahap melalui proses startup sesuai karakteristik dan persyaratan teknisnya.

Baca juga: Saat Hujan Dinanti Warga Balikpapan, Begini Cara OMC Kaltim Mengoptimalkan Peluang Hujan

Tahapan ini dilakukan hingga seluruh sistem dapat berfungsi secara terintegrasi dan menghasilkan produk sesuai parameter yang ditetapkan.

Salah satu unit yang kini menjalani proses tersebut yakni Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC). Unit ini berfungsi mengolah residu menjadi produk-produk bernilai tinggi.

RFCC saat ini masih dalam tahap uji operasi dan pemasukan bahan baku atau cut in feed (CIF).

KPB Jelaskan Aktivitas Kilang

VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), Asep Sulaeman, mengatakan perusahaan sebelumnya telah menyampaikan informasi kepada masyarakat sekitar terkait rangkaian uji operasi tersebut.

Menurutnya, selama proses startup dan uji operasi, terdapat sejumlah aktivitas yang mungkin terlihat atau terdengar berbeda dari kondisi normal.

Baca juga: Dinkes Balikpapan Imbau Warga Terapkan Cek KLIK Usai Temuan Puluhan Jamu Kuat Berbahaya

“Pada proses startup dan uji operasi, masyarakat mungkin melihat nyala api flare yang lebih besar dibandingkan kondisi normal. Pada waktu tertentu, suara dari area kilang juga dapat meningkat. Kondisi tersebut dapat terjadi sementara selama proses pengoperasian dan stabilisasi unit,” ujar Asep.

Selain nyala api flare dan peningkatan suara, masyarakat juga berpotensi melihat kepulan berwarna putih dari area unit kilang.

Asep menjelaskan, kepulan tersebut terutama berasal dari uap air (steam) yang digunakan dalam proses operasi.

Ia menegaskan KPB terus melakukan pemantauan terhadap kondisi operasi dan lingkungan selama seluruh tahapan komisioning berlangsung.

Tim terkait juga disiagakan untuk memastikan proses berjalan aman serta sesuai dengan batas operasi yang telah ditetapkan.

“Kami memahami aktivitas ini dapat menarik perhatian masyarakat. Karena itu, kami terus melakukan pemantauan dan menyampaikan informasi agar masyarakat mengetahui proses yang sedang berlangsung di kilang,” jelasnya.

Sosialisasi untuk Masyarakat

Asep menambahkan, rencana dan tahapan komisioning sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat di sembilan kelurahan yang berada di empat kecamatan.

Sosialisasi tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi mengenai rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama proses uji operasi.

KPB mengimbau masyarakat tetap tenang apabila melihat maupun mendengar peningkatan aktivitas dari area kilang selama proses komisioning dan uji operasi berlangsung.

Pemerintah Kota Balikpapan bersama KPB juga akan terus bersinergi menjaga keterbukaan informasi kepada publik, sekaligus menindaklanjuti laporan masyarakat apabila terdapat perubahan kondisi tertentu selama tahapan pengoperasian kilang. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.