Dinas PUPR Mojokerto Kebut Normalisasi Waduk Cinandang dan Irigasi Watesumpak demi Pertanian
Dyan Rekohadi August 24, 2026 09:32 PM

 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Pengerjaan normalisasi saluran irigasi dan bendungan di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur terus dikebut.

Pemerintah setempat memfokuskan pengerjaan itu untuk mengoptimalkan sektor pertanian warga.

Normalisasi tahun 2026 ini salah satunya menyasar irigasi di Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan dan waduk di Desa Cinandang, Kecamatan Dawarblandong.

Baca juga: Pemkot Mojokerto dan BBWS Rampungkan Perbaikan Tanggul Jebol, Rehabilitasi Berlanjut

 

Progres Normalisasi di Dua Lokasi

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Yuni Laili Faizah mengatakan pengerjaan normalisasi masih terus berproses di dua tempat itu.

"Sekarang kita sedang melaksanakan normalisasi di 2 tempat, normalisasi saluran di Watesumpak, Trowulan dan normalisasi Waduk Cinandang," ujar Yuni, Senin (24/8/2026).

Ia mengungkapkan, progres pengerjaan normalisasi di saluran irigasi saat ini telah mencapai sekitar 1 kilometer dari panjang total 1,5 kilometer.

"Pelaksanaan normalisasi waduk telah berlangsung dua minggu ini, dengan ukuran kurang lebih 30 x 30 meter dengan kedalaman rencana 6 meter," pungkas Yuni.

Baca juga: Dari 498 Sekolah Rusak di Mojokerto, Hanya 5 yang Diperbaiki Tahun Ini

 

Pengerukan Sedimen dan Pengaturan Air

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rois Arif Budiman menambahkan pengerukan sedimen dilakukan untuk memperlancar pasokan air irigasi.

Upaya itu juga ditujukan untuk memaksimalkan fungsi waduk penampung air hujan di wilayah Dawarblandong.

Kegiatan rutin tahunan itu diselenggarakan demi mendukung program swasembada pangan daerah.

Penyediaan pasokan air yang lancar dan merata diharapkan mampu menjangkau seluruh lahan pertanian produktif.

 

Dukung Swasembada Pangan dan Cegah Banjir

Pihaknya memastikan pengerukan endapan lumpur akan mengamankan pasokan air saat musim tanam tiba.

Langkah preventif itu sekaligus meminimalisir risiko luapan air ke pemukiman dan lahan warga.

"Normalisasi rutin dilaksanakan setiap tahun, dengan tujuan mendukung irigasi pertanian sekaligus sebagai langkah meminimalisir dampak potensi banjir terutama di lahan pertanian," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.