Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Agustinus Siki, S. H meminta agar Pasar Perbatasan di PLBN Napan mengakomodir UMKM lokal di Kabupaten TTU khususnya masyarakat di wilayah perbatasan RI-RDTL Distrik Oecusse.
Menurutnya, pembukaan kembali pasar perbatasan merupakan kerja baik Bupati dan Wakil Bupati TTU yang harus diapresiasi.
"Karena pembukaan pasar lintas batas di Desa Napan adalah salah satu aspirasi yang sering disampaikan masyarakat saat saya melakukan reses," ucapnya, Senin, 24 Agustus 2026.
Baca juga: DPRD NTT Donasikan Rp 50 Juta untuk Korban Bencana Gempa di Flores
Agustinus menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan wakil bupati serta staf khusus yang telah berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pasar perbatasan itu. Mimpi masyarakat perbatasan akhirnya terjawab.
Kader PKB TTU ini menegaskan bahwa, kendati pasar perbatasan itu terbuka untuk semua masyarakat. Namun, pelaku UMKM lokal harus diprioritaskan.
"Baik yang berasal dari Desa Napan maupun desa-desa lainnya," ucapnya.
Dengan demikian, tujuan mulia dibukanya pasar perbatasan itu benar-benar mengakomodir UMKM akar rumput. Selain itu, geliat ekonomi di tingkat desa di wilayah perbatasan benar-benar terealisasi.
Sementara itu, Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo mengapresiasi peran panitia pelaksana serta semua elemen yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia mengharapkan agar kegiatan di PLBN Napan tidak sekadar kegiatan perlintasan orang dan barang. Namun, diharapkan bisa menjadi lokasi di mana pelintas batas bisa mencari produk lokal khas Kabupaten TTU.
Falentinus berandai apabila mimpi ini terwujud maka, kawasan PLBN Napan dan Kabupaten TTU bakal menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru
"Karena itu, jangan melihat Pasar Batas hanya sebagai tempat berjualan, tetapi sebagai panggung untuk memperkenalkan TTU kepada dunia," ungkapnya.
Pasar Batas PLBN Napan, diharapkan tidak sekadar wadah mempertemukan penjual dan pembeli namun, lebih daripada itu merupakan simpul pertumbuhan ekonomi.
Sebagai beranda terdepan NKRI, setiap produk yang dipasarkan harus menegaskan jati diri bangsa, kualitas dan kreativitas. Pasar ini juga diharapkan membawa dampak positif terhadap masyarakat kecil.
Kabupaten TTU, kata Falentinus, memiliki kekayaan yang sangat luar biasa. Kuliner, kain tenun, hasil pertanian, fashion produk kreatif dan kerajinan tangan menjadi andalan. (bbr)