DAM Pacar Tulungagung Jebol, 900 Hektare Lahan Pertanian di 9 Desa Risiko Terdampak
Rendy Nicko August 25, 2026 06:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - DAM Pacar di perbatasan Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol dan Desa Sanggrahan Kecamatan Boyolangu ambrol, Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Ambruknya dam ini diduga disebabkan oleh kerusakan tanggul DAM di bagian selatan.

DAM Pacar selama ini menyuplai irigasi untuk 9 Desa di Kecamatan Boyolangu dan Kecamatan Campurdarat.

Mantan petugas penjaga DAM Pacar, Sunardi, sudah ada gerong sejak sebelum 2015.

Baca juga: Hadiah 4 Motor Disiapkan Pemkab untuk Warga Trenggalek yang Bayar PKB dan Balik Nama Kendaraan

"Saat itu saya laporkan, tapi lokasinya sulit karena ada di dalam air. Tidak kelihatan di permukaan," ucapnya.

Tanggul yang gerong ini ada di bagian selatan, di bawah pintu air.

Lokasinya di bawah permukaan air sehingga bukti kerusakan ini sulit dibuktikan dengan foto.

Diduga semakin lama kerusakan ini semakin parah hingga akhirnya ambrol.

Sementara saat kejadian akan dilakukan investigasi terkait kerusakan dam ini.

"Sebenarnya sedang mau disurvei untuk melihat kerusakannya. Belum terlaksana sudah ambrol lebih dulu," tambah Sunardi yang sudah bertugas selama 23 tahun menjaga Dam Pacar.

DAM Pacar diperkirakan sudah berusia lebih dari 30 tahun.

Andri Setiawan, anggota tim dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, mengatakan sebenarnya sudah ada laporan kerusakan DAM Pacar.

Laporan awal, ada gerong di bawah air sehingga perlu investigasi untuk memastikan kerusakan itu.

"Belum sempat pekerjaan investigasi itu dilakukan, sudah lebih dulu ambrol," ucapnya.

Saat kejadian Andri mengaku berada di bagian barat atau bagian pembuangan di pintu DAM.

Sekitar pukul 13.30 WIB tanda-tanda kerusakan sudah terlihat, karena ada pergeseran struktur.

Terdengar suara berderak dari pintu air DAM yang mulai bergeser, tak kuat menahan tekanan air.

"Untungnya tidak ada aktivitas warga yang sedang mencari ikan. Padahal biasanya banyak pencari ikan di sisi barat pintu air," ungkapnya.

Di tanggul bagian selatan DAM Pacar ini terdapat 2 pintu untuk mengalirkan air ke area persawahan.

Fungsinya sebagai suplesi atau penambah debit air untuk saluran primer dari sistem irigasi Lodagung.

Baca juga: Bupati Trenggalek Mas Ipin Hapus Denda Pajak di Momentum Hari Jadi ke-832

9 Desa Terdampak

Ambruknya DAM Pacar akan mempengaruhi air tambahan untuk saluran primer ini.

Sementara 9 desa yang ada di bagian ujung yang paling terdampak.

Ada 5 desa di Kecamatan Boyolangu yang terdampak, yaitu Desa Sanggrahan, Pucung Kidul, Boyolangu, Kendalbulur dan Ngranti.

Selain itu ada 4 desa di Kecamatan Campurdarat, yaitu Desa Tanggung, Pojok, Pelem dan Wates.

Saat ini mayoritas sawah di desa-desa ini beralih ke palawija sehingga tidak terlalu membutuhkan air.

"Ada yang masih tanam padi, nanti solusinya debit dari saluran primer Lodagung akan ditambah," ungkap Andri.

Solusi permanen, pintu air DAM Pacar harus segera di bangun karena bagian dari sistem irigasi untuk ketahanan pangan lewat produksi padi.

Apalagi luas persawahan di 9 Desa terdampak mencapai sekitar 900 hektare.

Menurut Andri, solusi sementara juga akan diputuskan sebelum ada solusi permanen.

"Risikonya saat musim hujan air langsung terbuang, tidak bisa kita tahan. Saat kemarau saluran suplesi tidak akan berfungsi," pungkasnya.

(David Yohanes/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.