Kronologi Anjing Pitbull Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Saksi Ungkap Situasi hingga Anak Alami Trauma
Mahdiyah August 25, 2026 08:34 PM

Grid.ID - Kronologi anjing pitbull serang bocah 9 tahun di Kabupaten Bandung masih menyita perhatian publik. Salah satu saksi mengungkap situasi saat peristiwa itu terjadi.

Belum lama ini seekor anjing pitbull menyerang bcoah berusia 9 tahun. Kejadian itu terjadi di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dikutip dari KOMPAS.com pada Selasa (25/8/2026), korban merupakan BIAK (9), siswa yang masih duduk di Sekolah Dasar. Ia diserang anjing pitbull pada Minggu (23/8/2026).

Ia mengalami luka di sekitar wajahnya. Sementara itu, telinganya sobek akibat gigitan anjing.

K9 trainer sekaligus dog handler asal Jakarta, R. Zai menyebut bahwa pemilik anjing bisa dimintai pertanggungjawaban. Terlebih jika ditemukan adanya kelalaian dan pelanggaran.

"Pemilik bisa dimintai pertanggungjawaban kalau ada unsur kelalaian atau pelanggaran yang menyebabkan orang lain terluka, tetapi pasal dan ancaman hukumannya berdasarkan fakta lapangan dan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

R. Zai menilai bahwa yang terpenting dalam kasus ini adalah tanggung jawab dari pemilik anjing, terlepas dari masalah ras pitbull tersebut.

"Intinya, saya pribadi nggak melihat ini semata-mata sebagai masalah ras pitbull. Yang paling penting adalah responsible ownership," lanjutnya.

Lalu, bagaimana kronologi anjing pitbull serang bocah ini? Ilyas Pratama (33), warga setempat mengungkap detik-detik kejadian itu terjadi.

Saat itu, ia baru saja pulang ke rumah usai bepergian dengan keluarganya. Saat memarkirkan mobil, ia mendengar suara teriakan histeris warga.

Ilyas makin panik saat mengingat anaknya yang tengah bermain dengan korban. Ilyas pun langsung lari keluar untuk mengecek keadaan.

"Pas saya keluar, ternyata anak itu sudah tergeletak digigit anjing pitbull. Awalnya saya waswas dan khawatir sekali," ujarnya.

Dirinya pun langung bergegas mengambil barang apapun yang bisa ia gunakan untuk menyelamatkan korban. Saat itu, korban sudah tergeletak di lantai.

Ilyas mengungkap bahwa anjing tersebut sempat melepaskan gigitan dan kemudian menggigit korban lagi. Gigitan anjing itu pun berdurasi hingga 2-3 menit.

"Saya ambil barang apa saja yang terlihat, lalu dilemparkan ke arah anjing supaya memicu hewan itu pergi. Ada yang lempar tempat sampah, warga lain juga lempar kayu," ujarnya.

"Durasi penggigitannya sekitar 2 sampai 3 menit, anjingnya sempat dua kali lepas-gigit lagi karena dilempari warga," sambung dia.

Warga pun terus melempari anjing tersebut menggunakan barang-barang yang ada. Kemudian, anjing tersebut pun lari ke arah luar gerbang perumahan.

Ilyas yang panik langsung mengangkat korban yang sudah bersimbah darah. Dirinya juga berteriak sambil nanyakan siapa ayah korban.

Pasalnya, wajah anak tersebut sudah tak terlihat karena berlumuran darah. Ilyas pun membaringkan korban di teras sambil bergegas mengeluarkan mobil dari garasi.

"Wajahnya sudah tidak terlihat karena tertutup darah, dan telinganya saya lihat sudah robek," jelasnya.

"Saya panik sambil berteriak menanyakan anak siapa ini. Karena ayah korban belum keluar rumah, korban saya baringkan sebentar di teras, lalu saya langsung keluarkan mobil untuk membawa korban ke IGD Rumah Sakit Welas Asih bersama ayahnya," lanjutnya.

Ilyas juga mengungkap bahwa kronologi anjing pitbull serang bocah itu membuat anaknya trauma. Terlebih, korban adalah teman sebaya putra Ilyas.

Ia mengungkap bahwa anaknya kerap gelisah dan terbangun saat tidur. Tak hanya itu, anak Ilyas juga banyak melamun.

"Anak saya trauma berat sampai sekarang karena melihat langsung temannya digigit sampai berdarah banyak," terangnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.