Panduan Naik Kereta dari Jakarta, Cek Pilihan dan Jadwal Keberangkatannya
Dwi Rizki August 25, 2026 08:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kereta api menjadi salah satu pilihan transportasi masyarakat untuk bepergian dari Jakarta menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Selain menawarkan waktu perjalanan yang relatif terukur, kereta api juga memiliki pilihan jadwal dan layanan yang beragam. Masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan berdasarkan kota tujuan, waktu keberangkatan, hingga jenis kereta yang tersedia.

Namun, sebelum berangkat, calon penumpang perlu mempersiapkan sejumlah hal agar perjalanan berjalan lancar. Mulai dari memastikan stasiun keberangkatan, memilih kereta sesuai tujuan, mengecek jadwal keberangkatan dan kedatangan, hingga memastikan tiket sesuai dengan identitas penumpang.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan perjalanan kereta api jarak jauh dari dua stasiun utama di Jakarta, yakni Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir.

Kedua stasiun tersebut memiliki pilihan perjalanan menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Penumpang dari Jakarta dapat memilih kereta menuju Bandung, Cirebon, Kutoarjo, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Jember hingga sejumlah kota lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan pada pagi hari, tersedia sejumlah kereta dengan waktu keberangkatan sejak dini hari hingga menjelang siang.

Sementara untuk penumpang yang memilih perjalanan sore atau malam, tersedia pula berbagai kereta dengan waktu keberangkatan yang lebih fleksibel.

Jadwal Kereta dari Stasiun Pasar Senen

Stasiun Pasar Senen melayani berbagai perjalanan dengan pilihan kereta menuju Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Bagi masyarakat yang hendak bepergian pada pagi hingga siang hari, berikut sejumlah pilihan kereta:

  • KA Sawunggalih (114C) tujuan Kutoarjo berangkat pukul 05.40 WIB dan tiba pukul 15.05 WIB.
  • KA Serayu (270) tujuan Purwokerto berangkat pukul 06.30 WIB dan tiba pukul 20.35 WIB.
  • KA Serayu (272B) tujuan Solo Balapan berangkat pukul 06.45 WIB dan tiba pukul 21.53 WIB.
  • KA Bengawan (284B) tujuan Purwosari berangkat pukul 07.35 WIB dan tiba pukul 23.35 WIB.
  • KA Tegal Bahari tujuan Tegal berangkat pukul 07.55 WIB dan tiba pukul 23.50 WIB.
  • KA Airlangga tujuan Surabaya Pasarturi berangkat pukul 08.10 WIB dan tiba pukul 19.16 WIB.
  • KA Fajar Utama Solo tujuan Solo Balapan berangkat pukul 08.55 WIB dan tiba pukul 02.17 WIB.
  • KA Tawang Jaya Premium tujuan Semarang Tawang berangkat pukul 09.15 WIB dan tiba pukul 20.00 WIB.
  • KA Dharmawangsa Ekspres tujuan Surabaya Pasarturi berangkat pukul 09.30 WIB dan tiba pukul 19.22 WIB.
  • KA Fajar Utama YK tujuan Yogyakarta berangkat pukul 10.40 WIB dan tiba pukul 04.40 WIB.

Selain itu, terdapat KA Gajahwong tujuan Lempuyangan, KA Blambangan Ekspres tujuan Ketapang, KA Bangunkarta tujuan Jombang hingga KA Matarmaja tujuan Malang.

Bagi masyarakat yang baru dapat melakukan perjalanan pada sore atau malam hari, Stasiun Pasar Senen juga menyediakan sejumlah pilihan kereta.

  • KA Brantas tujuan Blitar berangkat pukul 17.10 WIB dan tiba pukul 00.20 WIB.
  • KA Jayakarta tujuan Surabaya Gubeng berangkat pukul 17.20 WIB dan tiba pukul 06.10 WIB.
  • KA Cikuray tujuan Garut berangkat pukul 17.40 WIB dan tiba pukul 07.58 WIB.
  • KA Bogowonto tujuan Lempuyangan berangkat pukul 18.10 WIB dan tiba pukul 05.31 WIB.
  • KA Senja Utama YK tujuan Yogyakarta berangkat pukul 19.25 WIB dan tiba pukul 10.45 WIB.
  • KA Gumarang tujuan Surabaya Pasarturi berangkat pukul 21.30 WIB dan tiba pukul 12.39 WIB.
  • KA Mataram tujuan Solo Balapan berangkat pukul 21.40 WIB dan tiba pukul 12.53 WIB.
  • KA Progo tujuan Lempuyangan berangkat pukul 22.15 WIB dan tiba pukul 15.50 WIB.

Jadwal Kereta dari Stasiun Gambir

Selain Pasar Senen, masyarakat dapat menggunakan Stasiun Gambir untuk bepergian menuju berbagai kota di Pulau Jawa.

Sejumlah perjalanan dari Stasiun Gambir menggunakan layanan kereta api kelas eksekutif.

Untuk keberangkatan pagi hingga siang hari, berikut pilihannya:

  • KA Argo Bromo Anggrek tujuan Surabaya Pasarturi berangkat pukul 00.10 WIB dan tiba pukul 16.38 WIB.
  • KA Argo Merbabu tujuan Semarang Tawang berangkat pukul 06.00 WIB dan tiba pukul 11.45 WIB.
  • KA Pangandaran tujuan Banjar berangkat pukul 06.20 WIB dan tiba pukul 12.25 WIB.
  • KA Cakrabuana tujuan Cirebon berangkat pukul 06.35 WIB dan tiba pukul 12.51 WIB.
  • KA Pandalungan tujuan Jember berangkat pukul 07.00 WIB dan tiba pukul 13.50 WIB.
  • KA Parahyangan tujuan Bandung berangkat pukul 07.45 WIB dan tiba pukul 16.05 WIB.
  • KA Sembrani tujuan Surabaya Pasarturi berangkat pukul 08.30 WIB dan tiba pukul 13.50 WIB.
  • KA Argo Semeru tujuan Surabaya Gubeng berangkat pukul 09.00 WIB dan tiba pukul 23.20 WIB.
  • KA Taksaka tujuan Yogyakarta berangkat pukul 09.35 WIB dan tiba pukul 14.43 WIB.

Sementara untuk keberangkatan sore hingga malam hari, tersedia beberapa pilihan berikut:

  • KA Argo Lawu tujuan Solo Balapan berangkat pukul 13.25 WIB dan tiba pukul 03.38 WIB.
  • KA Taksaka tujuan Yogyakarta berangkat pukul 18.25 WIB dan tiba pukul 07.06 WIB.
  • KA Bima tujuan Surabaya Gubeng berangkat pukul 19.10 WIB dan tiba pukul 03.55 WIB.
  • KA Brawijaya tujuan Malang berangkat pukul 19.30 WIB dan tiba pukul 01.01 WIB.
  • KA Argo Sindoro tujuan Semarang Tawang berangkat pukul 19.45 WIB dan tiba pukul 09.00 WIB.
  • KA Gajayana tujuan Malang berangkat pukul 20.45 WIB dan tiba pukul 02.35 WIB.
  • KA Manahan tujuan Solo Balapan berangkat pukul 20.55 WIB dan tiba pukul 03.30 WIB.
  • KA Argo Anjasmoro tujuan Surabaya Pasarturi berangkat pukul 23.35 WIB dan tiba pukul 08.40 WIB.

Panduan Sebelum Naik Kereta

Sebelum berangkat, calon penumpang perlu memastikan beberapa informasi penting agar tidak keliru saat melakukan perjalanan.

Pertama, pastikan stasiun keberangkatan sesuai dengan kereta yang dipilih. Stasiun Pasar Senen dan Gambir memiliki daftar perjalanan yang berbeda.

Kedua, perhatikan kembali jadwal keberangkatan dan waktu tiba di stasiun tujuan. Informasi tersebut dapat digunakan untuk memperkirakan lama perjalanan dan menyesuaikan agenda setelah sampai.

Ketiga, pastikan data pada tiket sesuai dengan identitas penumpang, termasuk nama, tanggal perjalanan, stasiun keberangkatan dan stasiun tujuan.

Calon penumpang juga disarankan datang lebih awal ke stasiun agar memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemeriksaan tiket dan menuju peron.

Jadwal perjalanan kereta api dapat mengalami perubahan sesuai kondisi operasional. Karena itu, masyarakat perlu mengecek kembali jadwal dan ketersediaan tiket melalui kanal resmi KAI sebelum melakukan perjalanan.

Dengan mengetahui stasiun keberangkatan, pilihan kereta dan jadwal perjalanan sejak awal, masyarakat dapat menentukan moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan perjalanan.

Pembatalan Tiket dan Reschedule via Access by KAI

Perubahan rencana perjalanan dapat terjadi sewaktu-waktu. Untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas kepada pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta menyediakan layanan pembatalan tiket maupun perubahan jadwal perjalanan (reschedule) yang dapat dilakukan secara mudah melalui aplikasi Access by KAI maupun melalui loket stasiun yang melayani layanan tersebut.

Layanan ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin praktis, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan layanan digital dalam berbagai aktivitas perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan bahwa KAI terus berupaya memberikan kemudahan kepada pelanggan, termasuk ketika terdapat perubahan rencana setelah tiket berhasil dipesan.

“Setiap pelanggan memiliki kebutuhan perjalanan yang dinamis. Melalui layanan pembatalan dan perubahan jadwal, KAI memberikan ruang bagi pelanggan untuk menyesuaikan perjalanan dengan lebih mudah, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun layanan petugas di stasiun,” ujar Franoto.

Baca juga: Jadwal Kereta Api dari Jakarta, Cek Keberangkatan Stasiun Pasarsenen dan Gambir

Pembatalan Tiket Melalui Access by KAI

Pelanggan dapat melakukan pembatalan tiket melalui aplikasi Access by KAI paling lambat 2 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api dengan tiket berstatus telah dibayar (paid).

Proses pembatalan dapat dilakukan dengan memilih menu Tiket Saya, kemudian memilih tiket yang akan dibatalkan melalui fitur Kelola Pesanan dan mengikuti tahapan pembatalan yang tersedia pada aplikasi.

Pembatalan tiket akan dikenakan biaya sebesar 25 persen dari harga tiket di luar biaya pemesanan sesuai ketentuan yang berlaku. Pengembalian dana akan diproses sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Pembatalan Tiket Melalui Loket Stasiun Daop 1 Jakarta

Bagi pelanggan yang membutuhkan layanan langsung, pembatalan tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun yang melayani pembatalan tiket di wilayah KAI Daop 1 Jakarta, antara lain Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Jatinegara, Bekasi, Cikarang, Cikampek, Bogor Paledang, Sukabumi,

Pelanggan yang melakukan pembatalan melalui stasiun wajib membawa identitas asli sesuai nama yang tercantum pada tiket serta bukti pemesanan atau kode booking.

Apabila pembatalan tidak dilakukan oleh penumpang yang bersangkutan dan diwakilkan kepada pihak lain, maka perwakilan wajib membawa surat kuasa bermaterai dari penumpang yang bersangkutan, identitas asli pemberi kuasa, identitas penerima kuasa, serta dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembatalan melalui loket stasiun dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api. KAI mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal agar proses pelayanan dapat berjalan dengan optimal.

Perubahan Jadwal Perjalanan (Reschedule)

Selain pembatalan, pelanggan juga dapat melakukan perubahan jadwal perjalanan melalui aplikasi Access by KAI paling lambat 2 jam sebelum jadwal keberangkatan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku dan ketersediaan tempat duduk pada perjalanan pengganti masih tersedia.

Perubahan jadwal dapat dilakukan melalui menu Tiket Saya, memilih tiket yang akan diubah, kemudian menggunakan fitur Ubah Jadwal pada aplikasi Access by KAI.

Untuk perubahan jadwal, pelanggan dikenakan biaya sebesar 25 persen dari tarif kereta api di luar biaya pemesanan. Apabila terdapat perbedaan tarif pada perjalanan baru, pelanggan mengikuti ketentuan pembayaran selisih tarif yang berlaku.

Franoto mengimbau pelanggan untuk selalu memastikan kembali detail perjalanan sebelum melakukan transaksi, mulai dari tanggal keberangkatan, stasiun asal dan tujuan, waktu perjalanan, hingga data penumpang.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Access by KAI karena berbagai kebutuhan perjalanan dapat dikelola dengan lebih mudah dalam satu aplikasi. Namun bagi pelanggan yang membutuhkan layanan langsung, petugas KAI di stasiun siap memberikan bantuan dan informasi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan melalui transformasi digital dan penguatan layanan pelanggan guna menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin mudah, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau Customer Service di stasiun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.