Ketua DPRD Bulungan Soroti Infrastruktur Puskesmas Pembantu dan Pemerataan Nakes
Cornel Dimas Satrio August 25, 2026 10:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Ketua DPRD Bulungan, Riyanto, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus meningkatkan dan memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah pelosok.

Menurutnya, peningkatan pelayanan kesehatan harus dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Bulungan tanpa terkecuali.

Oleh sebab itu, seharusnya perhatian pemerintah tidak hanya difokuskan pada fasilitas kesehatan di kawasan perkotaan, tetapi juga Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di 10 kecamatan.

Riyanto mengatakan, kondisi infrastruktur kesehatan di sejumlah kecamatan masih perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Hal itu, kata dia, juga menjadi salah satu aspirasi yang kerap disampaikan masyarakat kepada anggota DPRD Bulungan saat melaksanakan kegiatan reses.

"Kita mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi infrastruktur kesehatan yang ada di sejumlah kecamatan di Bulungan, termasuk di Pustu-Pustu. Karena dari beberapa kali reses, anggota dewan mendapatkan keluhan terkait pelayanan tersebut," ujarnya, Selasa (25/8/2026).

Baca juga: Ketua DPRD Bulungan Minta Pemerataan Layanan Kesehatan hingga Wilayah Pelosok

Soroti Pemerataan Nakes

Selain infrastruktur, Riyanto juga menyoroti persoalan pemerataan tenaga kesehatan (nakes) yang hingga kini dinilai masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.

Ia mengungkapkan, masih terdapat Pustu yang belum memiliki tenaga kesehatan secara lengkap.

Akibatnya, berdampak terhadap optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

"Kadang kita temukan ada Pustu, tapi belum lengkap tenaga kesehatan (nakes)-nya. Ini yang kita harap ada pembenahan dan perbaikan secara berkala," katanya.

Menurut Riyanto, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah.

Oleh sebab itu, kualitas layanan dan kemudahan akses harus terus ditingkatkan agar seluruh masyarakat dapat merasakan pelayanan yang sama.

Ia menegaskan, pembangunan sektor kesehatan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Pemerintah juga harus memastikan fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan, desa hingga pelosok memiliki sarana dan sumber daya manusia yang memadai.

"Berbicara layanan kesehatan, tidak hanya yang ada di perkotaan, tetapi perhatikan juga fasilitas kesehatan yang ada di setiap kecamatan, desa dan di pelosok-pelosok," tegasnya.

Riyanto berharap Pemkab Bulungan terus melakukan pembenahan secara bertahap, baik melalui peningkatan kualitas infrastruktur kesehatan maupun pemerataan tenaga kesehatan di seluruh wilayah Bumi Tenguyun.

"Mereka membutuhkan layanan kesehatan yang memadai guna mendukung aktivitas mereka dan memastikan layanan pemerintah bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Bulungan," pungkasnya

(adv)

Penulis : Desi Kartika

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.