TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kawasan Pantai Padang atau yang akrab disapa Taplau terus menjadi magnet wisata favorit warga lokal maupun wisatawan.
Menikmati angin pantai sore sambil berolahraga kini kian digandrungi, terutama dengan hadirnya tren menyewa sepeda untuk menyusuri pesisir pantai di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.
Fenomena gowes di tepi pantai ini tidak hanya dimanfaatkan warga untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi sarana rekreasi murah meriah.
Suasana pantai yang indah serta akses lokasi yang strategis menjadikan aktivitas ini cepat populer di tengah masyarakat.
Salah seorang pengunjung, Ami, mengaku sangat menikmati pengalamannya bersepeda di pesisir Pantai Padang.
Baca juga: Modal Rp20 Ribu Bisa Keliling Taplau, Ini Lokasi dan Syarat Sewa Sepeda di Pantai Padang
Ia merasa pelayanan dari penyedia rental sepeda di kawasan tersebut sangat nyaman dan ramah terhadap para pengunjung.
Ami mengungkapkan, selain ingin berolahraga, alasannya ikut merental sepeda juga dipicu oleh tren kekinian.
Sambil tertawa, ia tidak memungkiri ada unsur keikutsertaan dalam tren viral atau fomo yang membuatnya tertarik mencoba langsung.
Selama bersepeda di sekitar Taplau, Ami menggunakannya untuk berolahraga ringan sekaligus mengabadikan momen lewat gawai pribadinya.
Pemandangan pantai yang membentang luas dimanfaatkannya untuk berswafoto dari atas sepeda.
Banyaknya pilihan unit sepeda yang ditawarkan juga menjadi nilai tambah bagi pengunjung seperti Ami.
Ketersediaan variasi jenis sepeda membuatnya lebih leluasa memilih kendaraan yang paling nyaman untuk dikendarai.
Baca juga: Rental Sepeda Three Boys13 di Taplau Padang Viral, Warga Rela Antre
Pengalaman berkesan juga dirasakan oleh pengunjung lainnya, Kenzi. Menurutnya, bersepeda menjadi salah satu cara paling pas untuk menikmati keindahan panorama pesisir Taplau secara rileks dan santai.
Bagi Kenzi, menyusuri jalanan tepi pantai dengan gayuhan sepeda santai memberikan sensasi yang jauh lebih berkesan dibandingkan hanya duduk atau berjalan kaki. Mengitari area pantai sore hari terasa makin menyenangkan.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat para pengunjung harus bergerak cepat alias gercep. Kenzi membeberkan bahwa banyaknya peminat membuat unit sepeda cepat disewa pengunjung lain.
Meskipun armada yang disediakan terbilang lengkap, tingginya permintaan membuat beberapa pengunjung harus bersabar.
Bahkan tak jarang calon penyewa harus mengantre hingga beberapa waktu demi menunggu unit yang sedang digunakan.
Kendati harus mengantre, Kenzi menilai pengalaman bersepeda di pantai sangat seru dan sepadan.
Aktivitas ini juga dinilainya sangat cocok untuk dijadikan bahan konten visual di media sosial.
Menurut Kenzi, mengabadikan momen saat gowes dengan latar pemandangan Pantai Padang sangat bagus untuk diunggah ke cerita Instagram (story IG) maupun platform medsos lainnya.
Baca juga: Ubah Hobi Jadi Omzet Rp8 Juta per Bulan, Achi Craft Gallery Padang Usung Konsep Eksklusif
Tingginya minat pengunjung tak lepas dari peran penyedia jasa sewa sepeda di lokasi, salah satunya Rental Sepeda Three Boys13 milik Zieto Zaharihandri.
Usaha yang berlokasi di Jalan Samudra No. 64 A, Padang Barat (di sebelah Cafe Soth bymusi be), ini mengakui adanya lonjakan pelanggan usai viral di media sosial pada Agustus 2026.
Zieto menceritakan bahwa usaha ini dirintis oleh almarhumah ibunya sejak tahun 2013 lalu. Ia terus melanjutkan amanah tersebut hingga kini dengan melakukan berbagai inovasi demi kenyamanan para pelanggan.
Saat ini, Three Boys13 menyiagakan 17 unit sepeda yang siap digunakan pengunjung, terdiri dari 14 unit sepeda gunung (mountain bike) dan sisanya sepeda lipat. Tarif sewa dipatok sangat terjangkau, yakni Rp20 ribu per jam untuk semua jenis sepeda.
Baca juga: Kisah Gilang Anak Pedagang Gorengan yang Viral Panjat Tiang Bendera di Padang, Cita-Cita Jadi TNI
Uniknya, Zieto mencatat ada kecenderungan pilihan sepeda berdasarkan gender, di mana pengunjung wanita dominan memilih sepeda lipat, sedangkan pria lebih sering menyewa sepeda gunung.
Rata-rata pengunjung menyewa minimal selama dua jam, bahkan ada yang rela menunggu antrean hingga 2–3 jam pada jam operasional gerai dari pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Untuk prosedur penyewaan, pihak rental memberikan kemudahan jaminan. Pengunjung cukup meninggalkan kendaraan motor atau mobil di lokasi rental, atau cukup menyerahkan KTP jika tidak membawa kendaraan.
Perjalanan usaha Zieto pun tak lepas dari ujian. Pada tahun 2023 lalu, dua unit sepedanya sempat dibawa lari oleh oknum penyewa, namun ia memilih tidak menyerah dan terus berintrospeksi diri hingga akhirnya usahanya kembali ramai seperti saat ini.
Zieto pun menyampaikan pesan hangat kepada seluruh pengunjung dan pelanggan agar selalu menjaga fasilitas sepeda yang disewa serta tetap sopan selama berkendara, demi kenyamanan dan keamanan bersama di kawasan Pantai Padang.(*)