TRIBUNJAKARTA.COM - Sebanyak 150 peserta mengikuti SPOGOMI Jakarta 2026 di Jakarta Mori Tower, Minggu (23/8/2026).
Kegiatan tersebut mengemas kepedulian terhadap lingkungan dalam bentuk kompetisi olahraga.
Para peserta tidak hanya dituntut bergerak cepat, tapi juga harus mengumpulkan dan memilah sampah yang ditemukan di sepanjang rute perlombaan.
Konsep tersebut menjadi cara berbeda untuk mengajak masyarakat melihat persoalan sampah sekaligus membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan.
SPOGOMI merupakan perpaduan dua kata, yakni "Sport" dan "Gomi".
Dalam bahasa Jepang, "Gomi" berarti sampah.
Melalui konsep tersebut, aktivitas memungut sampah dikemas menjadi perlombaan beregu yang menuntut peserta bergerak aktif sekaligus memperhatikan jenis sampah yang dikumpulkan.
SPOGOMI telah hadir di Indonesia sejak 2021.
Kegiatan ini berkembang menjadi salah satu agenda yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam persoalan lingkungan.
Pelaksanaan di Jakarta menjadi kelanjutan dari partisipasi pada fase pertama yang sebelumnya berlangsung di Bandung.
Dalam kompetisi tersebut, peserta terlibat langsung dalam kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah di area yang telah ditentukan.
Kegiatan ini sekaligus memberikan pengalaman bahwa menjaga lingkungan tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang monoton.
Peserta diajak bergerak, bekerja sama dalam tim, serta berkompetisi sembari menjalankan aksi nyata untuk mengurangi sampah di lingkungan sekitar.
Arif Gobel, Direktur PT PGI, mengatakan persoalan lingkungan membutuhkan keterlibatan dari berbagai pihak.
"Isu lingkungan hidup membutuhkan kepedulian bersama dan konsistensi aksi di lapangan," kata Arif, Selasa (25/8/2026).
"Kehadiran kami di SPOGOMI 2026, mulai dari seri Bandung hingga Jakarta, adalah bentuk nyata kontribusi kami dalam mengajak masyarakat mengubah pandangan terhadap sampah, dari yang semula dianggap masalah menjadi tanggung jawab bersama yang bisa diselesaikan lewat cara-cara edukatif dan menyenangkan," ujar Arif.
Selain kompetisi, penyelenggaraan SPOGOMI Jakarta 2026 juga diramaikan dengan sejumlah aktivitas untuk peserta dan pengunjung.
Salah satunya melalui booth interaktif yang menyediakan area Hydration & Cool Down Zone.
Area tersebut menjadi tempat peserta beristirahat dan menyegarkan diri setelah menyelesaikan aktivitas kompetisi.
Pengunjung juga dapat mengikuti Content Challenge yang menawarkan merchandise eksklusif.
General Manager Brand Communication PT PGI, Dedi Triono, mengatakan berbagai aktivitas tersebut dirancang agar kehadiran peserta tidak hanya berorientasi pada kompetisi.
"Kami ingin menghadirkan ruang yang menyegarkan sekaligus edukatif bagi seluruh peserta SPOGOMI," katanya.
"Keikutsertaan ini menjadi salah satu rangkaian aktivitas tanggung jawab sosial perusahaan dalam momen 70 Tahun GOBEL Mengabdi untuk Negeri. Kami berharap inisiatif ini dapat memicu semangat baru bagi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup minim sampah dalam keseharian," jelas Dedi.
SPOGOMI Jakarta 2026 menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan pengelolaan sampah melalui pendekatan yang lebih partisipatif.
Konsep kompetisi membuat peserta tidak sekadar mendapatkan pengalaman berolahraga, tetapi juga memahami pentingnya memilah sampah dan menjaga lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat membawa kebiasaan tersebut ke kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Lewat Manggarai Besok? Awas, Sejumlah Jalan Dialihkan Imbas Peresmian LRT Jakarta
Baca juga: Peresmian LRT Manggarai 26 Agustus, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sejak Pagi
Baca juga: 5 Fakta Revaldo Kembali Ditangkap, Polisi Temukan 3 Klip Bekas Sabu