Misteri Jasad Terbakar di Tambun Bekasi: Polisi Tunggu Autopsi RS Polri Ungkap Identitas Korban
Hironimus Rama August 26, 2026 01:16 AM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI -  Polisi masih terus mendalami temuan sesosok jasad pria tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar 100 persen di atas tumpukan limbah kayu di Kampung Jati, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (25/8/2026). 

Hingga saat ini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum dapat dipastikan.

Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti, menjelaskan bahwa kondisi jenazah yang rusak parah membuat proses identifikasi awal mengalami kendala. 

Baca juga: Fakta Penemuan Jasad Pria di Tambun Selatan: Kondisi Mengenaskan, Tubuh Hangus 100 Persen

"Terkait itu, jadi ini kita tidak bisa bilang itu dibakar atau tidak ya, jadi kami menemukan jenazah yang sudah terbakar kondisi 100 persen hangus, soal penyebabnya nanti masih dalam penyelidikan," kata Wuryanti, Selasa (25/8/2026). 

Kendala Identifikasi dan Evakuasi ke RS Polri

Kondisi fisik korban yang mengalami luka bakar menyeluruh dari kepala hingga wajah membuat pakaian maupun jejak tekstil pada tubuh korban tidak lagi bersisa. Polisi juga tidak menemukan adanya kartu identitas atau barang pribadi di tempat kejadian perkara (TKP). 

Guna mengungkap tabir di balik peristiwa ini, jasad korban telah dikirimkan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. 

"Dan perkembangannya saat ini, pagi tadi jenazah sudah kami kirimkan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk persiapan autopsi," ujar Wuryanti. 

Langkah Penyelidikan Lanjutan

Selain menunggu hasil autopsi dari tim medis forensik RS Polri, jajaran Polsek Tambun telah melakukan sejumlah langkah investigasi di lapangan.

Polisi telah memeriksa dua orang saksi dari warga sekitar yang pertama kali mengetahui dan membantu memadamkan sisa api di lokasi. 

Petugas menyisir sejumlah kamera pengawas di sekitar TKP. Namun, hingga kini belum ditemukan rekaman yang memperlihatkan aktivitas atau orang yang mencurigakan menuju ke titik penemuan jasad. 

Olah TKP lanjutan terus dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya barang bukti pendukung. 

"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tertentu, kami mengimbau agar segera melapor ke Polsek Tambun Selatan dengan membawa dokumen pendukung seperti kartu keluarga atau foto," ucap Wuryanti.

Peristiwa bermula saat seorang warga bernama Tumiyem melihat kepulan asap tebal dari lokasi yang biasa digunakan untuk pembuangan sampah warga sekitar. Semula, ia mengira hanya ada tumpukan sampah yang terbakar.

"Saya lihat itu asap di situ kok tidak berhenti-berhenti, cuma asap doang. Yang lain kan sudah padam nih, kok keluar asap terus, akhirnya saya samperin," ujar Tumiyem.

Penasaran dengan bara api yang masih menyala, Tumiyem lantas meminta bantuan remaja sekitar untuk menggali tanah di titik keluarnya asap menggunakan pacul. Betapa terkejutnya mereka saat cangkul mengenai bagian tubuh manusia.

"Begitu dipacul, wah mayat! Kena dengkulnya sudah putih," ungkapnya.

Tumiyem menambahkan, sebelum jasad ditemukan, ia sempat melihat kobaran api yang cukup tinggi mencapai sekitar empat meter di lokasi tersebut.

"Pokoknya saya judulnya mau memadamkan api aja tuh. Apinya kan ada loh segitu tuh 4 meter, sini 4 meter. Loh kok api kok 4 meter? 'Wah jangan-jangan bensin nih ya,' saya bilang gitu, 'jangan-jangan bensin,'" tuturnya.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, guna menjalani proses autopsi.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini dengan memeriksa dua orang saksi dari warga sekitar serta menyisir rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.