Tiga Korban Kebakaran Rumah Kos di Tebet Asal Kediri Dimakamkan Bersama, Penuhi Pesan Terakhir Ayah
Samsul Arifin August 26, 2026 01:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Suasana haru menyelimuti pemakaman tiga anggota keluarga asal Kota Kediri yang menjadi korban meninggal dalam kebakaran di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. 

Insiden kebakaran rumah indekos dan usaha fotocopy di Jalan Rasamala II, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026) dini hari. 

Sugihartono, istrinya Rini Astuti, serta putra mereka Rezza Ponti Wicaksono dipulangkan ke kampung halaman setelah menjalani proses pemulasaraan di Jakarta.

Ketiga jenazah tiba di rumah duka di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri, Rabu (26/8/2026) pagi. Kedatangan mereka disambut keluarga dan kerabat yang telah menunggu sejak pagi.

Setelah disemayamkan, ketiga jenazah kemudian diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Burengan, Kota Kediri. Mereka dibawa menggunakan tiga mobil ambulans yang berjalan beriringan.

Pemakaman tersebut tidak hanya menjadi penghormatan terakhir keluarga, tetapi juga menjadi cara untuk memenuhi pesan yang pernah disampaikan Sugihartono sebelum tragedi kebakaran terjadi.

Baca juga: Kebakaran Gudang Rosok di Banjaran Kediri, Aset Rp300 Juta Berhasil Diselamatkan

Ayah Pernah Berpesan Ingin Dimakamkan di Kediri

Anak tertua korban, Widia Suhermanto, mengatakan keputusan membawa jenazah ayah, ibu, dan adiknya ke Kediri merupakan bentuk pelaksanaan pesan almarhum Sugihartono.

Sebelum meninggal, Sugihartono disebut pernah menyampaikan keinginannya kepada sang istri agar kelak dimakamkan di Kediri, kampung kelahirannya.

"Sebelum kejadian ini ayah saya sempat berpesan, beliau melihat teman-teman seangkatannya sudah banyak berpulang. Ayah berpesan kepada ibu saya, kalau meninggal ingin dimakamkan di Kediri, kampung kelahirannya," kata Widia saat ditemui seusai pemakaman.

Pesan tersebut kemudian disampaikan Rini Astuti kepada salah satu anaknya. Widia mengaku sebelumnya tidak mengetahui keinginan tersebut karena sang ibu lebih dulu menyampaikannya kepada adiknya.

Ia baru mengetahui pesan tersebut setelah tragedi kebakaran terjadi dan keluarga mulai membahas lokasi pemakaman ketiga korban.

"Ibu saya menyampaikan hal ini ke adik saya. Sebelumnya saya tidak tahu sebagai kakak tertua, tapi setelah ada kejadian ini baru adik saya sampaikan," terangnya.

Suami Istri Ingin Dimakamkan Berdampingan

Selain pesan Sugihartono untuk dimakamkan di Kediri, pasangan suami istri tersebut juga disebut telah memiliki kesepakatan untuk dimakamkan berdekatan.

Keinginan itu membuat keluarga memutuskan membawa ketiga jenazah ke Kediri agar Sugihartono dan Rini Astuti dapat dimakamkan berdampingan di kampung halaman.

"Sudah janji berdua bahwa beliau ingin dimakamkan bersama. Jika ayah saya berpulang lebih dulu, ibu saya berpesan ingin dimakamkan di sampingnya," ungkap Widia.

Keinginan tersebut akhirnya diwujudkan keluarga. Ketiga jenazah dimakamkan di TPU Burengan, Kota Kediri, dalam satu rangkaian prosesi pemakaman yang berlangsung penuh haru.

Keluarga dan kerabat turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada ketiganya. Suasana duka begitu terasa saat prosesi pemakaman berlangsung.

Pesan Terakhir Kini Telah Ditunaikan

Bagi keluarga, pemakaman di Kediri menjadi cara untuk memenuhi pesan terakhir Sugihartono sekaligus membawa ketiga korban kembali ke kampung halaman.

Tragedi kebakaran di Tebet membuat keluarga kehilangan tiga anggota sekaligus. Kepergian Sugihartono, Rini Astuti, dan Rezza Ponti Wicaksono meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta kerabat di Kediri.

Meski demikian, keluarga merasa telah menunaikan amanah yang pernah disampaikan almarhum sebelum tragedi terjadi.

Keluarga berharap Sugihartono, Rini Astuti, dan Rezza Ponti Wicaksono mendapatkan tempat terbaik serta seluruh amal ibadah mereka diterima.

Pesan yang pernah disampaikan Sugihartono sebelum tragedi kini telah diwujudkan keluarga dengan memakamkan dirinya di Kediri, berdampingan dengan sang istri dan bersama putra mereka.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.