Bukan Sekadar Jersey dan Medali, QRIS Fun Run 5K Hadirkan Wastra hingga Mercusuar Lengkuas
Asmadi Pandapotan Siregar August 26, 2026 01:27 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jersey dan medali yang akan diterima peserta Explore Babel QRIS Fun Run 5K 2026 tidak sekadar menjadi perlengkapan dan tanda keikutsertaan dalam ajang lari.

Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyisipkan sejumlah pesan tentang identitas, budaya, pariwisata hingga semangat ekonomi berkelanjutan Bangka Belitung dalam desain keduanya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S Tamawiwy, mengatakan warna biru yang dominan pada jersey memiliki makna yang erat dengan identitas Bank Indonesia sekaligus karakter Bangka Belitung sebagai daerah kepulauan.

"Bank Indonesia itu nuansanya biru. Simbol semangat dan keagungan. Biru juga relevan untuk Bangka Belitung karena kita daerah kepulauan, dikelilingi oleh laut yang membiru," kata Rommy kepada Bangkapos.com, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, warna biru juga menjadi representasi semangat untuk mendorong pengembangan ekonomi biru di Bangka Belitung.

Hal tersebut sejalan dengan upaya mendorong sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan timah.

Bangka Belitung, kata Rommy, memiliki potensi ekonomi lain yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan, termasuk ekonomi biru dan ekonomi hijau.

"Memang keunggulan kita sekarang kan ketimah. Tapi kita juga punya keunggulan yang lain. Ekonomi biru dan ekonomi hijau. Itu ekonomi-ekonomi berkelanjutan yang terus kita dorong," ujarnya.

Sementara itu, desain medali peserta membawa pesan yang lebih kuat mengenai identitas budaya dan potensi pariwisata Bangka Belitung.

Flayer Race Pack QRIS Fun Run 5K
Flayer Race Pack QRIS Fun Run 5K (Bangka Pos)

Dalam medali tersebut terdapat sejumlah ikon dan motif lokal, mulai dari motif wastra Pucuk Rebung, Tudung Saji, dambus, Batu Belimbing hingga Mercusuar Lengkuas.

Rommy menjelaskan, berbagai unsur tersebut dirangkai sebagai satu kesatuan yang menggambarkan harmoni dan semangat "Serumpun Sebalai".

Motif wastra Pucuk Rebung, misalnya, tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya lokal, tetapi juga berkaitan dengan pengembangan UMKM dan pariwisata.

Menurut Rommy, Bangka Belitung memiliki banyak pelaku UMKM yang bergerak di bidang wastra, termasuk produk berbasis syariah.

"Wastra langsung menyasar ke UMKM-UMKM yang sedang kita dorong. Wastra juga langsung menyasar ke pariwisata," katanya.

Sementara itu, Tudung Saji dipilih untuk membawa pesan tentang persatuan dan kerja sama.

Rommy mengatakan kemajuan Bangka Belitung tidak dapat dibangun oleh satu lembaga atau kelompok saja. Diperlukan kolaborasi berbagai pihak agar pembangunan daerah dapat berjalan bersama.

"Tudung Saji memberi pesan tentang kerja sama, kesatuan, unity. Bangka Belitung harus maju secara bersama-sama. Kita maju karena kita bersama," ujarnya.

Unsur dambus dalam medali juga menjadi representasi kearifan lokal Bangka Belitung dari sisi musik dan budaya.

Pesan tersebut kemudian bermuara pada semangat "besaoh" atau gotong royong yang menjadi salah satu nilai penting masyarakat Bangka Belitung.

"Dengan gotong royong pasti kita bisa," kata Rommy.

Selain budaya, unsur alam dan pariwisata juga ditampilkan melalui Batu Belimbing dan Mercusuar Lengkuas.

Batu Belimbing menjadi simbol kekayaan alam Bangka Belitung yang tidak hanya mengandalkan wisata bahari dan pantai.

Menurut Rommy, Bangka Belitung juga memiliki potensi wisata alam dan geopark yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

Bank Indonesia, kata dia, turut bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, khususnya Pemerintah Kabupaten Belitung dan Belitung Timur dalam mendukung upaya menjaga kawasan geopark yang ada di wilayah tersebut.

Adapun Mercusuar Lengkuas merepresentasikan salah satu ikon pariwisata Pulau Belitung yang telah dikenal luas.

"Orang melihat Mercusuar Lengkuas, orang melihat itu Belitung. Itu Belitung, itu Provinsi Bangka Belitung, dan itu kita," tutur Rommy.

Seluruh pesan tersebut kemudian dipadukan dalam desain jersey dan medali peserta QRIS Fun Run 5K.

Pada jersey, nuansa laut dan maritim kembali ditonjolkan. Sementara aksen warna kuning dan oranye membawa pesan semangat dan optimisme, terutama bagi para pelaku UMKM.

Rommy berharap peserta tidak hanya melihat jersey dan medali sebagai bagian dari perlengkapan kegiatan, tetapi juga memahami pesan yang terkandung di balik desain tersebut.

"Mudah-mudahan ini memberi inspirasi. Ketika orang menerima jersey dan medali, dia tidak hanya menerima barang, tetapi melihat pesan-pesan dan makna yang dalam di dalamnya," katanya.

Explore Babel QRIS Fun Run 5K 2026 sendiri akan digelar pada Minggu (30/8/2026) di Merdeka Town Square Park, Pangkalpinang.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan QRIS sekaligus mengangkat potensi budaya, UMKM, ekonomi dan pariwisata Bangka Belitung melalui sebuah kegiatan yang melibatkan masyarakat luas. (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.