TRIBUNNEWS.COM - Sepekan ke depan di Indonesia masih mengalami musim kemarau.
Pada periode 25 – 31 Agustus 2026, kondisi kemarau semakin meluas, dengan sebagian besar wilayah mengalami curah hujan rendah dan sifat hujan di bawah normal.
Dikutip dari bmkg.go.id pada Rabu (26/8/2026), berkurangnya curah hujan tersebut turut meningkatkan kerentanan terhadap kekeringan serta kejadian kebakaran hutan dan lahan di sejumlah provinsi.
Faktor lokal berupa pemanasan permukaan, topografi, dan interaksi angin darat-laut turut mendukung proses pengangkatan massa udara dan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
Kondisi atmosfer dalam sepekan ke depan diprediksi masih cenderung kering, seiring pengaruh El Nino yang berada pada kategori sangat kuat dan IOD positif yang masih akan bertahan.
Di tengah kondisi tersebut, dinamika atmosfer regional masih dapat memberikan peluang terbentuknya awan hujan di sejumlah wilayah.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG di Kota Sorong Selasa, 25 Agustus 2026: Berawan Lagi di Semua Wilayah
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di beberapa wilayah.
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Papua Barat Sabtu 22 Agustus 2026, BMKG: Teluk Bituni Potensi Berawan
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan lebat.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di beberapa wilayah.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian di beberapa lokasi.
Hujan Lebat Terjadi di Wilayah:
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Yogyakarta, Rabu 26 Agustus 2026, BMKG: Cerah Merata di Semua Wilayah
(Tribunnews.com/Oktavia WW)