Bupati Lamongan Buka Megpreneur 2026, Dorong Anak Muda Naik Kelas Jadi Pengusaha
Pipit Maulidya August 26, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menggelar program Megilan Entrepreneur (Megpreneur) 2026.

Program ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat bekal dalam membangun usaha.

Megpreneur 2026 memasuki tahap offline session setelah sebelumnya peserta mengikuti rangkaian pembinaan secara daring.

Kegiatan tersebut resmi dibuka Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Aula Gadjah Mada, Lantai 7 Gedung Pemkab Lamongan, Rabu (26/8/2026).

Sebanyak 200 anak muda terpilih mengikuti offline session Megpreneur 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (26/8/2026) hingga Jumat (28/8/2026).

Baca juga: Harga Gabah Lamongan Tembus Rp 8.275/Kg, Petani 13 Kecamatan Sumringah

Mereka akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan secara langsung untuk memperdalam pengetahuan serta keterampilan dalam membangun dan mengembangkan usaha.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pelaksanaan Megpreneur setiap tahun menjadi salah satu bentuk komitmen Pemkab Lamongan untuk mencetak semakin banyak wirausaha muda.

Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar menjadi penggerak perekonomian daerah. Ide kreatif, inovasi, serta keberanian anak muda dalam menciptakan usaha menjadi modal penting untuk memperkuat sektor ekonomi di Lamongan.

"Megpreneur adalah salah satu dari program unggulan Yes-Dirham, tentunya pada bidang pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi. Hadirnya Megpreneur setiap tahun bukan hanya seremonial, melainkan komitmen Pemkab Lamongan dalam mencetak wirausaha muda berbakat di Lamongan," kata Yuhronur.

Bupati yang akrab disapa Kaji Yes itu menegaskan, membentuk wirausaha muda tidak cukup hanya dengan memberikan motivasi. Para peserta juga membutuhkan kemampuan praktis yang dapat diterapkan ketika menjalankan bisnis.

Pada Megpreneur 2026, tercatat 319 peserta mendaftar. Setelah melalui proses seleksi, sebanyak 200 peserta dinyatakan lolos dan mengikuti rangkaian program.

Pendaftaran Megpreneur 2026 berlangsung pada 14 Juli hingga 10 Agustus 2026. Selanjutnya, online session digelar pada 13-14 Agustus 2026 sebelum peserta mengikuti offline session mulai 26 hingga 28 Agustus 2026.

Para peserta mendapatkan pendampingan dari pemilik dan pelaku bisnis yang telah berpengalaman. Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan motivasi berwirausaha, tetapi juga berbagai aspek penting dalam pengelolaan bisnis.

Materi tersebut mencakup legalitas usaha, mekanisme permodalan melalui perbankan, strategi pemasaran, penguatan keunikan produk hingga sharing session bersama para ahli di bidang bisnis.

"Jadi bukan hanya motivasi, tetapi juga bagaimana strategi bisnis itu dijalankan. Mulai legalitas, permodalan perbankan, pemasaran, keunikan produk, sampai bagaimana mereka mendapatkan pengalaman langsung dari para pelaku usaha," ujarnya.

Bupati Lamongan Tekankan Pentingnya Karakter

Dalam kesempatan tersebut, Yuhronur juga memberikan penekanan kepada peserta mengenai pentingnya membangun karakter dalam berwirausaha.

Menurut Kaji Yes, kemampuan menguasai strategi bisnis harus dibarengi dengan karakter yang kuat. Salah satunya adalah kedisiplinan.

Ia meminta para peserta membiasakan diri disiplin sejak tahap awal membangun usaha. Sebab, dunia bisnis membutuhkan konsistensi, tanggung jawab, ketekunan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan.

"Selain menguasai strategi, dalam berbisnis juga harus memiliki karakter yang kuat. Salah satunya disiplin. Ini penting karena dunia usaha membutuhkan konsistensi dan kerja keras," tegasnya.

Pemkab Lamongan berharap peserta Megpreneur tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan. Program ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru yang mampu mengembangkan produk, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

UMKM Lamongan Mulai Tembus Pasar Lebih Luas

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lamongan Anang Taufik mengatakan, Megpreneur menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas wirausaha baru di Lamongan.

Menurut Anang, kewirausahaan memiliki peran strategis dalam perekonomian. Selain menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat, perkembangan sektor kewirausahaan juga dapat memperkuat ekonomi daerah.

"Tujuan utama Megpreneur adalah meningkatkan kualitas wirausaha baru di Lamongan. Kami ingin peserta tidak hanya memiliki ide usaha, tetapi mampu mengembangkan ide tersebut menjadi bisnis yang memiliki daya saing," kata Anang.

Ia menambahkan, perkembangan UMKM di Kabupaten Lamongan dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren yang cukup positif.

Sejumlah produk UMKM lokal bahkan mulai mampu menembus pasar lebih luas setelah melalui proses kurasi dan pendampingan.

Produk UMKM Lamongan kini dipasarkan melalui sejumlah jaringan ritel nasional. Di antaranya, 11 produk melalui Alfamart, 24 produk melalui Indomaret, serta 57 produk melalui toko modern lainnya atau toko oleh-oleh seperti Awang, Toserba Sunan Drajat, Papa Cookies, Welijo, dan Hj Rochima.

" Tercatat sebanyak 3. 27 umkm lolos kurasi untuk mengikuti pameran 4, " kata Anang.

Tidak hanya itu, enam produk UMKM Lamongan juga berhasil mengikuti business matching dengan mitra dari Hongkong.

Capaian tersebut menunjukkan produk UMKM Lamongan memiliki peluang untuk berkembang dan naik kelas apabila mendapatkan pendampingan yang tepat.

Karena itu, melalui Megpreneur, Pemkab Lamongan ingin memperluas kesempatan bagi anak muda untuk mengembangkan potensi bisnis sejak dini.

Program ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menguji ide usaha, memperbaiki produk, memahami pasar, sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha dan dunia perbankan.

Dengan demikian, Megpreneur tidak hanya menjadi ajang pelatihan kewirausahaan, tetapi juga bagian dari ekosistem pengembangan wirausaha muda di Kabupaten Lamongan.

Pemkab Lamongan berharap para peserta yang mengikuti seluruh rangkaian program dapat menjadi calon pengusaha baru yang inovatif, disiplin dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Semakin banyak wirausaha muda yang tumbuh diharapkan turut memperkuat perekonomian Lamongan sekaligus mendorong produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.