Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli
TRIBUNPALU.COM, PALU – Main Dealer sepeda motor Honda di Sulawesi Tengah, CV Anugerah Perdana, membagikan tips menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara.
Menjaga jarak aman menjadi salah satu kebiasaan penting karena memberikan ruang bagi pengendara untuk melakukan pengereman maupun mengantisipasi perubahan kondisi lalu lintas.
PIC Safety Riding Main Dealer Anugerah Perdana Honda Region Sulawesi Tengah, Yusman, mengatakan pengendara dapat menggunakan patokan waktu untuk membantu menentukan jarak aman dengan kendaraan di depan.
Baca juga: Antisipasi Karhutla Meluas, Kecamatan Banawa Donggala Perkuat Pengawasan dan Koordinasi
Caranya, pengendara dapat memilih benda tetap yang berada di sisi jalan sebagai titik patokan.
Saat kendaraan di depan melewati titik tersebut, pengendara dapat menghitung minimal tiga detik sebelum kendaraan dikendarainya melewati titik sama.
Jika waktu yang didapat kurang dari tiga detik, pengendara disarankan mengurangi kecepatan dan memberikan ruang lebih besar dengan kendaraan di depan.
"Menjaga jarak aman memberikan waktu bagi pengendara untuk bereaksi dan mengendalikan kendaraan ketika menghadapi situasi yang tidak terduga," ujar Yusman, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, patokan tiga detik tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi saat berkendara.
Ketika hujan, jalan licin, malam hari, atau jarak pandang terbatas, pengendara disarankan memperlebar jarak aman agar memiliki waktu antisipasi yang lebih panjang.
Begitu pula ketika berkendara dengan kecepatan tinggi. Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin jauh jarak yang dibutuhkan dengan kendaraan di depan.
Hal itu karena kendaraan akan menempuh jarak yang lebih panjang dalam waktu yang sama sehingga membutuhkan ruang lebih besar untuk melakukan pengereman.
Honda melalui edukasi keselamatan berkendara terus mengajak masyarakat menerapkan kebiasaan berkendara yang aman melalui kampanye #Cari_Aman.
Selain menjaga jarak, pengendara juga diingatkan untuk mengendalikan kecepatan dan selalu memperhatikan kondisi di sekitar.
Baca juga: Soroti Kekerasan Verbal di Lingkup RS, Marselinus Desak Gubernur Evaluasi Manajemen RSUD Undata
Kebiasaan tersebut diharapkan dapat menciptakan perjalanan yang lebih aman dan nyaman, baik bagi pengendara maupun pengguna jalan lainnya.(*)